BIK Jadi Momentum Perkuat Ekosistem Keuangan yang Inklusif
- 07 Okt 2026 12:35 WIB
- Ambon
RRI,CO.ID,Ambon- Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Haramain Billady mengatakan, Bulan Inklusi Keuangan (BIK) setiap Oktober sebagai momentum meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan sekaligus mendorong pemanfaatannya secara tepat, bijak, dan bertanggung jawab.
Pelaksanaan BIK juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara regulator, pemerintah, industri jasa keuangan, dunia pendidikan, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar peningkatan akses terhadap layanan keuangan tidak berhenti pada aspek penggunaan, tetapi turut diikuti kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Di Maluku, penguatan ekosistem tersebut salah satunya diwujudkan melalui edukasi pasar modal bagi mahasiswa. OJK bersama BEI dan Phillip Sekuritas Indonesia menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya memperkenalkan investasi, tetapi juga menekankan aspek regulasi, risiko, perlindungan konsumen, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.
Sekolah Pasar Modal Level 1 & 2 menjadi salah satu rangkaian kegiatan BIK Tahun 2026 sekaligus bagian dari kampanye World Investor Week (WIW) yang berlangsung pada 5–11 Oktober 2026.
“Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan edukasi, kesadaran, dan perlindungan investor serta mendorong masyarakat memahami investasi secara lebih aman, bijak, dan bertanggungjawab,”terang Haramain.
Menurutnya, edukasi investasi bagi mahasiswa penting untuk membentuk pola pikir dan kebiasaan keuangan yang sehat sejak dini. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi momentum bagi para mahasiswa untuk membangun pola pikir dan kebiasaan keuangan yang sehat sejak dini.
Keputusan investasi perlu didasarkan pada pemahaman yang memadai, bukan semata-mata pada orientasi memperoleh keuntungan. Investasi bukan sekadar tentang memperoleh keuntungan, tetapi juga mengenai bagaimana memahami tujuan keuangan, mengenali profil risiko, memilih instrumen investasi yang sesuai, serta menghindari berbagai bentuk investasi ilegal dan penipuan keuangan.
Materi yang diberikan dalam Sekolah Pasar Modal mencakup pengelolaan keuangan, kewaspadaan terhadap entitas keuangan ilegal, perlindungan data pribadi, serta pengetahuan dan keterampilan mengenai pasar modal.Mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai instrumen investasi, karakteristik dan risiko investasi, serta pentingnya menyesuaikan pilihan investasi dengan tujuan dan profil risiko masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....