Kinerja Perbankan di Maluku Diawasi OJK

  • 13 Agt 2026 07:31 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon-Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Haramain Billady menegaskan bahwa kinerja industri perbankan di Maluku sampai saat ini masih dalam kondisi yang solid dan pertumbuhan yang positif.

Namun, OJK Maluku terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan untuk memastikan bank tetap menjalankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta manajemen risiko yang memadai.

"OJK bersama-sama dengan pemangku kepentingan lainnya, terutama anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK, akan terus mengawal serta menjaga stabilitas sistem keuangan melalui koordinasi kebijakan dan penguatan pengawasan, agar ketahanan sektor perbankan,"ungkap Haramain.

Selain itu, OJK Maluku bersama industri perbankan terus mendorong peningkatan penyaluran kredit kepada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Saat ini, pertumbuhan kredit UMKM tercatat masih berada di kisaran 0,78 persen, sehingga diperlukan sinergi antara OJK, perbankan, pemerintah daerah, Bank BPD, maupun lembaga terkait lainnya untuk memperluas akses pembiayaan.

Untuk kredit mikro, khususnya pembiayaan dengan nilai dibawah Rp100 juta, menunjukkan pertumbuhan sekitar 6,25 persen. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk terus memperkuat pembiayaan bagi pelaku usaha mikro.

Ia menyinggung dengan pertumbuhan ekonomi Maluku yang mencapai 5,31 persen, OJK berharap intermediasi perbankan semakin optimal sehingga sektor keuangan mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

"OJK bersama seluruh pemangku kepentingan akan memperkuat sinergi untuk memastikan pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, pembiayaan UMKM, ekonomi syariah, serta sektor jasa keuangan lainnya dapat berjalan seimbang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Maluku,"jelasnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....