Kawal SIPD-RI, Bank Maluku Malut Siapkan Layanan Digital 24 Jam, Cetak Laba 35 Persen
- 11 Jun 2026 21:40 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Bank Maluku Malut menyatakan kesiapan penuh selaku bank pengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) untuk mengawal integrasi sistem SIPD-RI secara host to host. Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar, menjelaskan bahwa integrasi ini membawa manfaat besar karena mempercepat pencairan belanja dan penerimaan pendapatan daerah.
Seluruh transaksi kini dialihkan secara elektronik tanpa memerlukan lagi pengantaran dokumen fisik yang rumit ke bank. Untuk mendukung kelancaran program nasional tersebut, Bank Maluku Malut telah menyiapkan berbagai infrastruktur teknologi terkini demi kenyamanan nasabah pemda.
Fasilitas yang disiapkan mencakup sistem pemantauan atau monitoring 24 jam penuh, proses settlement otomatis, hingga perluasan layanan pembayaran digital. Pihak bank menyediakan opsi transaksi yang variatif mulai dari transfer antarbank, QRIS, e-wallet, kartu debit, hingga pemanfaatan uang elektronik.
Di tengah momentum digitalisasi ini, Syahrisal Imbar turut membagikan capaian positif performa bisnis lembaga keuangan yang dipimpinnya. Hingga Mei 2026, perolehan laba bersih Bank Maluku Malut tercatat tumbuh impresif sebesar 35% secara year-on-year. Lonjakan performa keuangan ini menempatkan Bank Maluku Malut sebagai salah satu bank pembangunan daerah dengan pertumbuhan laba tertinggi di tingkat nasional.
Sementara itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, mengungkapkan dari Jakarta bahwa Maluku kini resmi bergabung dalam ekosistem digital nasional. Hingga Juni 2026, tercatat sudah ada 276 pemerintah daerah di Indonesia yang mengimplementasikan sistem pencairan online ini. Ekosistem tersebut kini telah diperkuat oleh keterhubungan 27 Bank Pembangunan Daerah di seluruh tanah air yang terintegrasi langsung dengan platform utama Kemendagri.
Kemendagri memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Maluku yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam mengadopsi sistem digital terpadu ini. Agus Fatoni mendorong seluruh pemerintah daerah di wilayah Maluku untuk terus memperluas digitalisasi transaksi keuangan mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....