Wagub Maluku Resmi Luncurkan SIPD-RI Host to Host untuk Modernisasi Keuangan

  • 11 Jun 2026 21:41 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku resmi meluncurkan dan mengimplementasikan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) Host to Host (H2H) yang terintegrasi dengan sistem perbankan. Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya nyata mempercepat transformasi digital dan modernisasi tata kelola keuangan.

Prosesi peluncuran sistem baru ini dipimpin langsung Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Abdullah Vanath di Aula lantai 7 Kantor Gubernur Maluku pada Kamis, 11 Juni 2026. Dalam sambutannya, Wagub Vanath menegaskan, implementasi teknologi ini merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi di lingkup Pemprov Maluku.

Melalui sistem terintegrasi ini, proses penerbitan dan pelayanan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) kini dapat dilakukan secara online. Sistem baru ini dirancang agar seluruh proses administrasi keuangan berjalan jauh lebih cepat, akurat, aman, dan transparan dibandingkan metode sebelumnya.

"Melalui sistem yang terintegrasi ini, proses pencairan dana dapat berlangsung secara real-time. Selain memangkas birokrasi, sistem ini juga meminimalkan risiko kesalahan manusia (human error), meningkatkan keamanan transaksi, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah," ujar Vanath.

Lebih jauh, Vanath menyampaikan harapannya agar seluruh perangkat daerah di Maluku dapat memanfaatkan sistem mutakhir ini secara optimal. Kendati sistem telah beralih ke digital, ia mengingatkan para aparatur sipil negara untuk tetap menjunjung tinggi kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Ketelitian dan akurasi data tetap menjadi kunci utama guna meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Maluku.

Acara peluncuran ini dihadiri secara virtual oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni. Selain itu, hadir pula secara langsung Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Kemendagri Simon Saimima, serta Direktur Utama Bank Maluku Malut Syahrisal Imbar yang siap mengawal penuh implementasi digitalisasi ini dari sisi perbankan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....