Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Sasar Enam Pulau Terluar di Maluku

  • 30 Apr 2026 08:40 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) tahun 2026 yang berlangsung hingga 6 Mei mendatang, menjangkau enam pulau Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T) di Maluku yakni Pulau Kur, Pulau Teor, Pulau Kesui, Pulau Seram, Pulau Buru dan Pulau Manipa. Kegiatan strategis ini merupakan wujud nyata menjaga kedaulatan ekonomi bangsa hingga ke pelosok negeri.

Program yang digagas Bank Indonesia berkolaborasi dengan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX ini bertujuan untuk memastikan kelancaran peredaran uang Rupiah bagi masyarakat kepulauan. KRI Dorang-874 yang dikomandani Letkol Laut (P) Eko Hadi Suwarno dikerahkan sebagai armada utama dalam mengarungi perairan Maluku.

Plt. Kepala Kantor Perwakilan BI Wilayah Maluku, Dhita Aditiya Nugraha menyatakan bahwa BI berkomitmen menjamin ketersediaan uang berkualitas dalam jumlah yang cukup. Hal ini merupakan bagian dari mandat lembaga untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap mata uang Rupiah.

Rangkaian kegiatan di Maluku menggunakan kapal patroli KRI Dorang-874 ini, tidak hanya sebatas penukaran uang, tetapi juga mencakup Edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu, masyarakat akan dibekali edukasi bela negara serta simulasi siaga bencana pesisir oleh personel TNI AL.

"Kegiatan ERB hari ini di wilayah Maluku, merupakan kegiatan yang kedua kalinya dilakukan bersama Kodaeral lX. Lewat kegaitan ini diharapkan kehadiran Rupiah hingga pelosok negeri dapat memberikan manfaat besar bagi penguatan ekonomi nasional," ujarnya.

Sementara itu, Wadan Kodaeral IX Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi menegaskan, kegiatan ini adalah tindak lanjut nyata dari nota kesepahaman antara BI dan TNI AL. Tugas pengamanan dan pengawalan distribusi uang ke wilayah 3T merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat.

Melalui ERB ini, diharapkan masyarakat di pulau terpencil dapat lebih mudah memperoleh uang Rupiah yang layak edar untuk kebutuhan transaksi harian. Kemudahan akses keuangan ini diyakini mampu mendorong roda perekonomian di daerah agar semakin tumbuh dan stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....