BI akan Tempuh Langkah, Jaga Stabilitas Ekonomi

  • 29 Mar 2026 18:32 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Bank Indonesia (BI) memastikan penguatan ketahanan eksternal guna mengantisipasi eskalasi konflik Timur Tengah (Timteng) melalui optimalisasi instrumen kebijakan moneter.

Bank sentral juga akan menempuh langkah penyesuaian yang diperlukan untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional sebagai langkah antisipasi terhadap gejolak pasar global yang meningkat akibat konflik Timur Tengah.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam keterangan

menjelaskan bahwa perdagangan rupiah di pasar luar negeri tetap berjalan saat pasar domestik tutup selama libur Lebaran. Sementara itu, fluktuasinya dapat berdampak pada ekonomi Indonesia.

Pada penutupan perdagangan di Jakarta, nilai tukar rupiah berada di level Rp16.997 per dolar AS. Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada hari yang sama berada di level Rp16.982 per dolar AS. BI mencatat, rupiah melemah 1,29 persen (point to point/ptp) per 16 Maret 2026 dibandingkan akhir Februari 2026.

"Pelemahan ini juga sejalan dengan pelemahan mata uang negara non-dolar AS,"ungkap Destry, Minggu 29 Maret 2026.

Investasi portofolio pada Maret 2026 mencatat net outflows sebesar 1,1 miliar dolar AS dipicu meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global akibat perang di Timur Tengah.

Sebelumnya, aliran modal dan finansial pada Januari-Februari 2026 secara kumulatif masih mencatat net inflows sebesar 1,6 miliar dolar AS, meski neraca perdagangan Januari 2026 hanya mencatat surplus 1,0 miliar dolar AS atau menurun dari 2,5 miliar dolar AS pada Desember 2025 akibat perlambatan permintaan ekspor nonmigas.

Di tengah tekanan tersebut, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 tetap terjaga sebesar 151,9 miliar dolar AS. Jumlah ini setara pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....