Cengkeh Raja, Primadona Ekonomi Masyarakat Negeri Latu

  • 23 Mar 2026 06:38 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Warga Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, tengah diliputi kebahagiaan menyambut musim panen cengkeh raja atau yang lebih dikenal dengan sebutan cengkeh Latu. Komoditas unggulan ini menjadi omongan warga karena hasil panennya yang melimpah dan dinanti-nanti setiap tahun.

Rutin tiba, musim panen cengkeh raja di Negeri Latu membuat denyut ekonomi warga berdetak lebih kencang. Antusiasme masyarakat menyambut masa panen ini tak kalah heboh dengan musim panen cengkeh tuni yang sudah lama dikenal. Setiap tahun, warga setempat selalu menanti datangnya masa panen cengkeh raja dengan penuh harap.

Salah satu faktor yang membuat komoditas ini begitu istimewa adalah harga jualnya yang terbilang menggiurkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari para petani di lokasi, cengkeh basah atau mentah dibeli dengan harga Rp18.000 per kilogram. Sementara untuk cengkeh kering, harganya melambung hingga Rp71.000 hingga Rp72.000 per kilogram.

"Alhamdulillah, musim panen kali ini sangat membantu kami. Harganya cukup memuaskan dan hasil panennya juga banyak," ujar bapak Latief salah seorang warga Negeri Latu yang ditemui di sela-sela kegiatan panennya.

Ia mengakui bahwa pendapatan dari cengkeh raja ini menjadi penyokong kebutuhan rumah tangga, terutama saat bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri. "Biasanya kami pakai untuk beli keperluan Lebaran, beli baju anak-anak, dan persiapan lainnya. Sangat membantu sekali," tambahnya.

Dalam setiap musim panen, hasil cengkeh yang dikumpulkan warga mencapai hitungan ton. Melimpahnya produksi inilah yang membuat cengkeh raja selalu menjadi primadona di Negeri Latu. Tak heran jika komoditas ini dijuluki sebagai "raja" di antara jenis cengkeh lainnya karena mampu memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat setempat.

Masyarakat pun berharap musim panen seperti ini bisa terus berlangsung setiap tahunnya. Dengan harga yang stabil dan hasil panen yang melimpah, roda ekonomi di Negeri Latu dan sekitarnya tetap berputar dengan baik. Para petani pun mulai bersiap menyambut masa panen berikutnya dengan merawat pohon-pohon cengkeh raja yang menjadi andalan mereka.

Seperti diketahui, Kecamatan Amalatu merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Seram Bagian Barat yang memiliki potensi perkebunan cengkeh yang cukup besar. Cengkeh raja atau cengkeh Latu menjadi salah satu varietas unggulan yang membanggakan masyarakat setempat, baik dari segi kualitas maupun kontribusinya terhadap perekonomian keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....