Omzet Pegadaian Maluku Tembus Tiga Triliun Rupiah
- 12 Feb 2026 19:35 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Performa gemilang dicatatkan oleh PT Pegadaian Area Maluku dalam menutup periode laporan keuangan terbaru tahun 2025.
Berdasarkan data konsolidasi internal, wilayah Maluku berhasil memberikan kontribusi signifikan terhadap capaian besar di regional Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (SulSelBarRa).
Khusus untuk Area Maluku, total omzet dari seluruh lini produk berhasil menyentuh angka fantastis, yakni Rp3,34 triliun.
Capaian ini didukung oleh basis nasabah aktif yang kini mencapai 177.128 orang, menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat di Bumi Raja-Raja terhadap layanan keuangan Pegadaian.
"Pertumbuhan ini mencerminkan antusiasme warga Maluku dalam memanfaatkan produk pembiayaan dan investasi yang aman," tulis laporan resmi Pegadaian Area Ambon, Rabu (11/2/2026).
Investasi emas tetap menjadi primadona bagi masyarakat Maluku. Hal ini terlihat dari saldo Tabungan Emas (TE) yang mencapai 71.435 gram dengan kepemilikan lebih dari 30.370 rekening.
Selain itu, produk Deposito Emas juga mencatatkan angka positif sebesar 10.329 gram.
Secara lebih luas, kinerja konsolidasi wilayah SulSelBarRa menunjukkan angka yang lebih raksasa dengan total omzet menembus Rp40,9 triliun. Wilayah ini kini melayani 2,2 juta nasabah aktif dengan total saldo tabungan emas mencapai 866.279 gram.
Produk Cicil Emas (Cilem) juga menjadi motor penggerak ekonomi yang kuat. Di Area Maluku, omzet gramasi Cilem tercatat sebesar Rp133,2 miliar atau setara dengan 72.015 gram emas. Secara regional, produk ini menyumbang angka transaksi sebesar Rp1,56 triliun.
Capaian ini mempertegas posisi Pegadaian sebagai pemimpin pasar dalam industri gadai dan investasi emas, sekaligus menjadi pendorong literasi keuangan digital bagi masyarakat di Indonesia Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....