Kisah Pedagang Bendera Musiman, 24 Kali ke Ambon jelang Hari Kemerdekaan

  • 16 Agt 2026 20:04 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon — Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, sudut-sudut jalan Kota Ambon kembali dihiasi nuansa merah putih. Di balik deretan bendera dan umbul-umbul hias yang terbentang di tepi jalan, tersimpan cerita ketangguhan seorang pedagang musiman asal Pulau Jawa bernama Mas Eman.

Mas Eman bukanlah warga yang menetap di Ambon. Ia adalah pedagang pernak-pernik musiman yang rela menempuh perjalanan jauh menggunakan jalur laut dari pulau Jawa menuju Kota Ambon setiap kali momen-momen besar nasional maupun ajang olahraga berlangsung.

"Saya sudah 24 kali bolak-balik ke Ambon. Ke sini khusus saat ada event musiman saja, seperti perayaan 17 Agustus atau ajang besar lainnya," ujar Mas Eman saat diwawancarai RRI di lokasi penjualannya di Kota Ambon, Minggu, 16 Agustus 2026.

Berbeda dari pola kunjungan biasanya, keberadaan Mas Eman di Ambon kali ini terbilang lebih lama. Ia sudah berada di Ambon sejak akhir tahun lalu untuk memanfaatkan momen Piala Dunia 2026, yang kemudian berlanjut hingga momen HUT RI tahun ini.

Namun, Mas Eman mengungkapkan bahwa omzet penjualan bendera hias menjelang 17 Agustus tahun ini mengalami penurunan jika dibandingkan saat ajang Piala Dunia maupun perayaan tahun-tahun sebelumnya.

"Waktu Piala Dunia kemarin lumayan ramai dan ada hasil. Kalau perayaan 17 Agustus kali ini agak sepi. Pembeli dari kantor-kantor berkurang karena efisiensi anggaran sehingga Banyak yang memilih menggunakan bendera stok lama," tutur Mas Eman.

Untuk menekan biaya operasional dan logistik, Mas Eman memilih bepergian menggunakan moda transportasi kapal laut, dan lapak dagangannya untuk pernak-pernik HUT RI ke-81 tahun ini sudah ia pajang sejak 25 Juli 2026 lalu setelah sempat beristirahat sejenak dari aktivitas penjualan sebelumnya.

Di akhir perbincangan, pedagang musiman ini berharap agar kondisi perekonomian masyarakat serta harga bahan-bahan pokok dapat kembali stabil. Menurutnya, pemulihan ekonomi masyarakat sangat menentukan kelangsungan usaha para pedagang kecil seperti dirinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....