Anos: Blok Masela Harus Bangkitkan SDM Maluku, Bukan Sekadar Proyek Investasi

  • 10 Jul 2026 20:40 WIB
  •  Ambon

Penulis: Bertje Minanlarat

RRI.CO.ID. Ambon – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yermias, menegaskan, proyek strategis nasional (PSN) Blok Masela tidak boleh hanya dilihat dari nilai investasi maupun kapasitas produksinya semata. Keberhasilan megaproyek ini harus diukur dari sejauh mana dampaknya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat lokal, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja.

Anos kepada RRI di Ambon pada Jumat, 10 Juli 2026 menyatakan, groundbreaking Blok Masela merupakan momentum bersejarah bagi Maluku. Namun demikian, harus tetap wanti-wanti agar alasan klasik mengenai ketidaksiapan SDM lokal tidak lagi dijadikan pembenaran untuk mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah saat proyek memasuki tahap konstruksi maupun produksi.

"Jangan sampai alasan 'SDM lokal belum siap' kembali menjadi tameng. Kesiapan SDM bukan pekerjaan yang bisa dilakukan saat proyek sudah berjalan. Hal ini harus dimulai hari ini, agar ketika Blok Masela beroperasi, putra-putri Maluku telah siap berdiri di garis terdepan sebagai pelaku utama, bukan sekadar penonton di negeri sendiri," katanya.

Bentuk Satgas Khusus

Untuk memastikan hal tersebut, Anos mendesak Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya segera mengambil langkah konkret. Misalnya, pembentukan Satgas Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal Blok Masela.

Satgas ini nantinya akan melibatkan unsur pemerintah daerah, perusahaan pelaksana, perguruan tinggi, SMK, Balai Latihan Kerja (BLK), dunia usaha, serta organisasi profesi. Adapun tugas strategis satgas tersebut meliputi, pendataan komprehensif terhadap seluruh pencari kerja lokal, pemetaan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan tahapan proyek, penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi sesuai standar industri migas, penyediaan program beasiswa dan magang bagi putra-putri daerah, serta pembangunan kerja sama rekrutmen yang transparan dan berpihak pada tenaga kerja lokal yang kompeten.

Butuh Roadmap Terukur

Menurut Anos, kebutuhan masyarakat saat ini bukan lagi sekadar imbauan untuk "bersiap", melainkan sebuah roadmap atau peta jalan pengembangan SDM yang jelas. "Dibutuhkan rencana yang terukur, memiliki target waktu yang pasti, serta didukung oleh alokasi anggaran yang memadai," katanya.

"Sebagai proyek yang akan beroperasi puluhan tahun, Blok Masela harus menjadi katalis lahirnya tenaga profesional asal Maluku yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional," tambahnya," ujarnya.

Ia berharap, Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten terkait dapat menunjukkan komitmen nyata agar manfaat ekonomi dari Blok Masela benar-benar dirasakan oleh rakyat Maluku.

"Inilah saatnya menunjukkan keberpihakan. Jangan sampai peluang kerja dan manfaat ekonomi justru lebih banyak dinikmati oleh pihak dari luar daerah, sementara masyarakat Maluku hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri," ucap Anos.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....