Jaga Eksistensi Perempuan Gunung, Pemkot Ambon Siap Bangun 'Papalele Square'
- 21 Apr 2026 18:18 WIB
- Ambon
Penulis: Bertje Minanlarat.
RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tengah merancang pembangunan pasar khusus bertajuk Papalele Square di kawasan Pantai Mardika. Langkah ini diambil sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap para perempuan pedagang (Papalele) yang selama ini menjadi pilar ekonomi mikro di Kota Manise.
Pembangunan "Papalele Square" bertujuan untuk menampung para ibu yang biasanya menjajakan hasil kebun dengan cara berkeliling dari rumah ke rumah, melintasi RT, hingga antar-Negeri (Desa) di Kota Ambon. Selain itu, fasilitas ini diharapkan dapat memberikan tempat yang layak bagi mereka yang kerap berjualan di emperan toko sembari menanti pembeli. Pemkot Ambon tetap pada prinsip merawat Tradisi di Tengah Modernisasi.
Rencana besar ini diungkapkan Wakil Walikota Ambon, Ely Toisuta, dalam dialog Aspirasi Maluku yang diselenggarakan oleh RRI Ambon dalam rangka memperingati Hari Raden Ajeng Kartini, pada Selasa, 21 April 2026.
Menurut Toisuta, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya menjaga identitas budaya Kota Ambin. Beberapa poin utama di balik inisiatif ini meliputi, peningkatan ekonomi, memberikan wadah representatif bagi ibu-ibu dari Negeri-Negeri di pegunungan untuk meningkatkan pendapatan, serta melestarikan budaya, termasuk menjaga kearifan lokal agar tidak tergerus zaman, terutama bagi Generasi Z dan Alfa yang kini tumbuh di tengah kecanggihan teknologi.
Ia menambahkan, estetika tradisional dan menghidupkan kembali ciri khas Papalele yang mulai pudar, seperti penggunaan kain kotak-kotak dan kebaya motif bunga dengan warna-warna khas (putih, merah muda, dan maron). Komitmen bagi kearifan Lokal, Toisuta menekankan bahwa tradisi menjajakan hasil bumi dengan busana khas tersebut merupakan warisan yang harus dirawat dengan serius.
"Tradisi dan budaya ini harus dirawat dan dijaga. Jangan sampai hilang dimakan waktu ditengah teknologi yang canggih saat ini. Kearifan lokal seperti ini justru menjadi kekuatan katong," kata Toisuta.
Dengan adanya Papalele Square, wajah asli pasar di Ambon diharapkan tetap memiliki sentuhan tradisional yang ikonik, sekaligus menjadi simbol penghormatan bagi kaum perempuan pejuang ekonomi di Kota Ambon.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....