Gegara Sopir Maxim, Komunitas Taxi Blokir Jalan Tulehu

  • 21 Nov 2025 13:32 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon: Sejumlah Supir yang tergabung dalam Comunitas Taxi Pangkalan Tulehu (CTPT) melakukan aksi blokir jalan, tepat di Dusun Hurun, Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (21/11/2025).

Aksi para CTPT ini imbas dari sikap arogan seorang Supir Maxim yang mengelaurkan kalimat "beta jaga oto-oto tulehu di passo".

Sikap sang supir Maxim ini tak sampai disitu. Setibanya di Passo, ia diduga melakukan aksi penurunan penumpang dari mobil angkot jurusan Tulehu-Ambon, tepatnya di jalan pasar minggu Negeri Passo.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol. Yoga Putra Prima Setia menjelaskan, peristiwa ini berawal dari Sopir maxim yang sementara parkir di depan Pelabuhan Hurnala, didatangi beberapa anggota Comunitas Taxi Pangkalan Tulehu.

Kehadiran mereka untuk menanyakan maksud dan tujuannya berada pelabuhan tersebut. Sopir Maxim itu memberikan alasan bahwa jika dirinya mau menjemput orang tuanya yang tiba menggunakan Kapal Cepat dari Masohi.

Namun saat mereka memeriksa aplikasi Maxim di Handponnya terdapat Pesanan Pelanggan, sehingga anggota Comunitas Taxi Pangkalan Tulehu menegur dan memerintahkan untuk meninggalkan areal pelabuhan.

"Sopir maxim memutar mobil untuk meninggalkan areal pelabuhan, namun saat meninggalkan pelabuhan beliau sempat mengeluarkan kalimat ancaman "beta jaga oto-oto tulehu di passo","ujar Kapolresta Ambon.

Tak ada perlawanan dari ucapan sang Maxim, sekitar pukul 10.40 Wit, para komunitas Taxi Online Pangkalan Tulehu ini mendapat informasi bahwa telah terjadi aksi penerunan penumpang dari mobil angkot jurusan Tulehu-Ambon, tepatnya di jalan pasar minggu Negeri passo oleh sopir maxim.

Aksi ini memicu emosional para sopir Taxi. Mereka kemudian melakukan aksi pemblokiran jalan di Dusun Hurun Negeri Tulehu, dengan menggunakan Mobil yang diparkirkan melintang di tengah jalan.

"Aksi ini karena adanya ketidak puasan terhadap aksi sopir Maxim tersebut yang mengakibatkan macet total," jelas Kapolresta.

Personil Polsek Salahutu yang mendapatkan informasi pemblokiran jalan itu, langsung bergerak ke TKP untuk mengamankan aksi tersebut.

Kapolsek Salahutu AKP ARIS S langsung berkordinasi dengan ketua CTPT untuk mencari solusi. Alhasil, dari media itu, ketua CTPT, DIDIS Mahu memberikan informasi kepada anggotanya untuk membuka jalan karena permasalahan ini akan di laporkan ke polresta Ambon.

"Sekitar pukul 11.45. Wit, Comunitas Pangkalan Taxi Tulehu membuka blokir dan bersepakat untuk kemudian menuju Polresta Ambon untuk melaporkan permasalahan tersebut,"jelasnya.

Saat ini atau sekitar pukul 11.57 Wit, situasi serta aktivitas kendaaraan Jalan Raya Dusun Hurun Negeri Tulehu aman dan lancar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....