Pangsa Ekspor Maluku Sepanjang 2024 Didominasi Tiongkok

  • 05 Feb 2025 06:37 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon : Pangsa ekspor Maluku sepanjang periode Januari-Desember 2024 didominasi oleh Negara Tiongkok, sebagaimana disampaikan Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia.

Dikatakan, ekspor Maluku ke negara anggota ASEAN sepanjang 2024 senilai 9,06 juta juta dolar Amerika Serikat (AS) atau mengalami peningkatan sekitar 25,82 persen dibanding periode yang sama tahun 2023 yang tercatat 7,20 juta dolar AS.

Sementara nilai ekspor Maluku ke kawasan Asia lainnya mengalami penurunan sekitar 21,63 persen terhadap periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan nilai ekspor tersebut terjadi di Korea Selatan (-99,67 persen), Jepang (-37,28 persen), Tiongkok (-8,63 persen) dan India (-64,43 persen).

“Demikian halnya, nilai ekspor ke negara di luar Asia juga mengalami penurunan sekitar 28,13 persen,” ujar Pattiwaellapia.

Dijelaskan ekspor Maluku periode Januari-Desember 2024 berasal dari komoditas migas senilai 23,29 juta dolar AS dan nonmigas senilai 45,45 juta dolar AS.

“Komoditas yang diekspor berupa kelompok ikan dan udang yaitu ikan tuna, kerapu, ikan laut, ikan beku, udang beku, biota laut lainnya beku, kepiting (live crab),rumput laut/ganggang beku, ikan hias hidup selain ikan air tawar serta kelompok lainnya berupa getah karet dan hasil pencetakan khusus,” rincinya.

Ditambahkan ekspor Maluku periode Januari-Desember 2024 terbesar dilakukan melalui Pelabuhan Yos Sudarso di Ambon yakni mencapai 59,51 persen. Ekpor melalui Pelabuhan Tual mengalami peningkatan sekitar 8,93 persen dari 0,27 juta dolar AS menjadi 0,29 juta dolar AS.

“Perbandingan nilai ekspor Maluku periode Januari s.d Desember 2024 terhadap periode yang sama tahun 2023 menunjukkan terjadi penurunan di Pelabuhan Yos Sudarso sebesar 15,47 persen, Bandara Pattimura sekitar 27,77 persen dan Pelabuhan Bula sekitar 19,38 persen,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....