Green Moluccas Ubah Sampah Jadi Emas

  • 22 Des 2025 14:00 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon: Di tengah tantangan perubahan iklim dan persoalan sampah perkotaan, Green Moluccas hadir sebagai garda terdepan dalam upaya pelestarian lingkungan di Maluku. Dengan visi besar untuk menciptakan lingkungan yang hijau, berkelanjutan, serta tangguh terhadap bencana, komunitas ini berkomitmen memastikan bumi tetap layak huni bagi generasi anak cucu di masa depan.

Untuk menjalankan misi besarnya, Green Moluccas didukung oleh tim yang terorganisir. Saat ini, tercatat ada 24 anggota yang berdedikasi penuh, terdiri dari 19 orang tim manajemen yang menyusun strategi dan program, serta 5 orang tim sortir yang menjadi ujung tombak dalam pengelolaan limbah secara fisik.

Seluruh aktivitas operasional mereka kini berpusat di basecamp yang berlokasi di BTN Passo Indah, Ambon. Dari titik inilah, berbagai inisiatif lingkungan digerakkan untuk menjangkau masyarakat luas.

Green Moluccas tidak hanya bergerak pada aksi bersih-bersih, tetapi juga fokus pada sistem pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis. Salah satu pilar utamanya adalah program Bank Sampah Ambon Hijau.

Nixa Mintik, selaku Operational Officer Bank Sampah Ambon Hijau Green Moluccas, menjelaskan bahwa lembaga ini memiliki program-program unggulan yang mengintegrasikan kepedulian lingkungan dengan kesejahteraan ekonomi, di antaranya Edukasi Lingkungandengan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah dari rumah dan dampak perubahan iklim. Selain itu, Sampah Jadi Emassebuah kolaborasi inovatif bersama Pegadaian. Melalui program ini, masyarakat dapat menukarkan sampah yang telah dipilah dengan tabungan emas.

"Kami ingin mengubah stigma bahwa sampah hanyalah kotoran. Melalui kolaborasi dengan Pegadaian, kami membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang benar, sampah bisa menjadi aset berharga seperti emas," ujar Nixa Mintik.

Visi Green Moluccas melampaui sekadar manajemen sampah. Fokus mereka pada "ketangguhan terhadap bencana dan perubahan iklim" menunjukkan kesadaran bahwa wilayah kepulauan seperti Maluku sangat rentan terhadap dampak pemanasan global.

Dengan mengajak masyarakat menjadi anggota Bank Sampah, Green Moluccas secara tidak langsung membangun kemandirian warga dalam menjaga ekosistem lokal, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui program tabungan hasil sampah.

Gerakan yang dilakukan oleh Green Moluccas di BTN Passo Indah ini menjadi bukti nyata bahwa aksi lokal yang terorganisir dapat memberikan dampak global bagi keberlangsungan bumi.

Penulis : Nugroho Prasetyo

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....