Basket Maluku, Antara Prestasi, Tantangan dan Harapan

  • 01 Feb 2025 08:11 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon : Cabang olahraga basket di Maluku terus mengalami perkembangan, ditandai dengan banyaknya komunitas dan klub yang aktif, terutama di Kota Ambon dan beberapa kabupaten. Namun, dari segi prestasi, olahraga ini masih tertinggal jauh di tingkat nasional.

Sekretaris Umum DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Maluku, Rifqi Abdul Basir Latuconsina mengakui Maluku sudah lebih dari satu dekade absen dalam ajang Pra PON, apalagi PON. Namun, dengan kepengurusan baru yang terbentuk sekitar dua hingga tiga bulan terakhir, ada harapan besar bagi perkembangan basket di Maluku.

"Ketua umum Perbasi Maluku saat ini adalah sosok yang memiliki latar belakang basket yang sangat baik. Sebelumnya, ia adalah manajer Timnas Basket Indonesia dan kini menjabat sebagai salah satu wakil presiden klub basket terkemuka, Pelita Jaya. Dengan kepemimpinan yang baru ini, saya yakin basket Maluku akan berkembang lebih baik lagi," yakin Rifqi Latuconsina kepada RRI beberapa waktu lalu.

Ia juga mengatakan, meski komunitas basket akhir-akhir berkembang cukup baik, keterbatasan fasilitas menjadi hambatan besar dalam pembinaan atlet muda. Saat ini, Kota Ambon hanya memiliki dua lapangan basket indoor, yaitu di GOR PLN dan Universitas Pattimura (Unpatti).

Sementara itu, lapangan basket di Sport Hall Karang Panjang yang dulunya menjadi pusat kegiatan basket kini telah dialihfungsikan menjadi lapangan futsal.

"Fasilitas masih sangat minim, ini yang masih terus kami perjuangkan. Beberapa saat lalu, perwakilan DPRD Provinsi dan Dispora sudah bertemu dengan perwakilan Kementerian Olahraga, dan salah satu usulan yang diajukan adalah pembangunan lapangan basket yang memadai. Kita doakan bersama agar Maluku bisa memiliki lapangan basket yang proper untuk kompetisi tingkat nasional maupun internasional," ungkap Laticonsina.

Dengan adanya kepengurusan Perbasi Maluku yang baru dan perhatian dari pemerintah, harapan untuk kebangkitan basket di Maluku semakin terbuka. "Namun, dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah daerah, tetap menjadi faktor kunci dalam mewujudkan impian ini,tutup Latuconsina.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....