Jadikan Musik Sebagai Duta Budaya Perkuat Hubungan Global
- 30 Okt 2024 09:59 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon : Thomas D. Huwae, dosen musik di IAKN Ambon mengatakan, musik tradisional Maluku terus berkembang seiring dengan akulturasi budaya global, menghasilkan bentuk-bentuk baru seperti ukulele, keroncong langgam Ambon, dan kuli bia.
“Akulturasi di sini bukan hanya soal menerima musik Barat, tetapi bagaimana orang Maluku menyerap dan menciptakan warna musik khas mereka sendiri,” ujar Thomas D. Huwae, kepada RRI, Rabu 30 Oktober 2024.
Ia mengatakan, musik tradisional juga mendapat tempat di hati generasi muda. Di desa-desa seperti Hutumuri dan Tuni, anak-anak telah diajari memainkan alat musik tradisional seperti kuli bia dan orkestra bambu.
“Musisi muda dari Maluku berhasil membawa musik daerah ke pentas internasional. Christian Izaac Tamaela, Maluku Bamboo Wind Orchestra, dan slogan ‘Ukulele Beta Suka’ di Amahusu adalah beberapa contoh bagaimana musik tradisi berkembang hingga dikenal dunia,” jelas Huwae.
Musik selalu menjadi elemen penting dalam kerjasama internasional. Dari Belanda hingga Australia, dari Korea hingga Amerika, musisi Maluku selalu dilibatkan dalam event besar, menjadikan musik sebagai duta budaya yang memperkuat hubungan global.
"Dengan musik, identitas dan semangat orang Maluku tak hanya bertahan, tetapi semakin bersinar di kancah internasional," tutup Huwae.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....