Krisis Air Bersih Masih Mengancam Warga Pulau Keffing Seram Bagian Timur

  • 01 Okt 2026 12:20 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.OD, Geser - Kemarau panjang membuat masyarakat Pulau Keffing, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini mendorong Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser bersama Koramil 1502-04/Geser menyalurkan bantuan air bersih pada Rabu 30 September 2026.

Bantuan dibawa menggunakan speed boat dari Geser menuju Pulau Keffing dan disalurkan langsung ke wadah milik warga. Puluhan jeriken dan galon air bersih dibawa untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.

Salah satu warga penerima bantuan, Jafar Kastella, mengatakan ketersediaan air bersih menjadi persoalan selama musim kemarau panjang. Menurutnya, bantuan tersebut membantu memenuhi kebutuhan dapur dan kebutuhan harian keluarganya.

Penyaluran air bersih tersebut didukung sumber air dari empat titik sumur di wilayah Geser, termasuk sumur milik warga dan aparat. Warga Geser Ahmadi yang turut menyediakan akses air mengaku mendukung aksi tersebut karena dapat menggerakkan masyarakat untuk saling membantu.

Kepala Lapas Geser Nober Hasanda berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus mengurangi dampak kekeringan di Desa Keffing. Ia juga berharap aksi kemanusiaan tersebut dapat menginspirasi instansi lain untuk ikut membantu masyarakat di wilayah Seram Timur yang menghadapi krisis air bersih.

Diketahui sudah lebih dari satu bulan atau sejak Agustus 2026, warga di Pulau Keffing di Kecamatan Seram Timur Kabupaten SBT kesulitan memperoleh aie bersih akibat kemarau panjang. Mereka harus menempuh perjalanan sejauh 7 kilometer melintasi lautan menggunakan speedboat atau longboat menuju Desa Air Nanang Kecamatan Siritaun Wida Timur demi mendapatkan air bersih.

Sebelumnya, BWS Maluku telah turun tangan menyalurkan ribuan liter air bersih. BWS Maluku juga tengah menyiapkan survei untuk mencari sumber air dan solusi permanen bagi penghuni pulau kecil seluas 3,6 kilometer persegi itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....