Tiga Tahun Belajar di Sekolah Darurat, Siswa SDN 40 Maraina Menanti Perhatian Pemda
- 27 Agt 2026 22:14 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Masohi – Hingga 24 Agustus 2026, guru dan siswa SD Negeri 40 Maraina, Kabupaten Maluku Tengah, masih menjalani proses belajar mengajar di gedung sekolah darurat. Kondisi tersebut telah berlangsung selama tiga tahun setelah bangunan sekolah permanen mengalami kerusakan parah akibat banjir yang melanda wilayah tersebut pada 2023.
Guru honorer SD Negeri 40 Maraina, Mareso Rehena, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, sebelum mengalami kerusakan, sekolah memiliki bangunan permanen yang merupakan bantuan pemerintah. Namun, pascabanjir, bangunan tersebut mengalami kerusakan parah sehingga seluruh aktivitas pembelajaran dialihkan ke gedung sekolah darurat hingga saat ini.
Mareso mengatakan, gedung sekolah darurat yang digunakan para siswa dan guru dibangun melalui swadaya masyarakat Maraina. Ia menyebut, pembangunan gedung tersebut tidak mendapat dukungan pemerintah maupun dinas terkait. Bahkan, menurutnya, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah baru mengunjungi sekolah tersebut pada 2025 dan memberikan satu perangkat Starlink untuk jaringan internet serta satu unit SuperSan sebagai perangkat pendukung kelistrikan, mengingat wilayah tersebut hingga kini belum teraliri listrik PLN.
Kondisi tersebut turut menjadi keprihatinan warga Maraina. Eli, salah seorang warga, mengatakan masyarakat hanya bisa merasa prihatin melihat anak-anak harus menjalani pendidikan dalam kondisi yang dinilai tidak layak. Menurutnya, kondisi sarana pendidikan sangat menentukan kesempatan anak-anak di daerah tersebut untuk berkembang dan memperoleh pendidikan yang setara dengan siswa di wilayah lainnya.
“Kasihan. Kita baru saja merayakan Hari Kemerdekaan ke-81, tetapi prihatin sekali anak-anak kita masih belajar dalam kondisi yang tidak seharusnya. Bagaimana mereka bisa cerdas dan setara dengan siswa di daerah lain,” ujar Eli. Ia berharap pemerintah segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi SD Negeri 40 Maraina, sehingga para siswa dapat kembali menikmati fasilitas pendidikan yang layak dan merasakan makna kemerdekaan melalui hak memperoleh pendidikan yang baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....