Dishub Maluku: KM Sabuk Nusantara 104 Buka Keterisolasian Wetar Utara

  • 24 Agt 2026 16:20 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Wetar - Pemerintah Provinsi Maluku menilai kembali beroperasinya KM Sabuk Nusantara 104 di Kecamatan Wetar Utara menjadi langkah penting dalam membuka keterisolasian wilayah. Kapal perintis yang kembali sandar di Pelabuhan Desa Eray pada 17 Agustus 2026 itu diharapkan mampu memperkuat konektivitas masyarakat di kawasan terluar Maluku.

Kepala Dinas Perhubungan Maluku Samuel Huwae mengatakan, kehadiran KM Sabuk Nusantara 104 dapat membantu mengatasi berbagai persoalan yang selama ini muncul akibat keterbatasan transportasi laut. Salah satunya menyangkut distribusi kebutuhan pokok yang berpengaruh terhadap mobilitas masyarakat dan disparitas harga di wilayah terpencil.

Menurut Huwae, keberadaan kapal perintis juga harus dijaga bersama agar pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung secara berkelanjutan. Ia mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan yang kondusif serta mendukung pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Keputusan Dirjen Perhubungan Laut Nomor 618 Tahun 2025 tentang Penetapan Jaringan Trayek Penyelenggaraan Pelayaran Perintis Tahun Anggaran 2026.

Ia mengatakan, berbagai pihak, termasuk masyarakat dan awak kapal, memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan pelayanan. Menurutnya, setiap persoalan yang berpotensi mengganggu pelayanan harus dihindari karena dampaknya akan kembali dirasakan masyarakat yang sangat bergantung pada transportasi laut.

Huwae menegaskan, kawasan 3T di Maluku tidak seharusnya dipandang sebagai wilayah dengan kesan negatif. Kawasan tersebut memiliki tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur, namun sekaligus menyimpan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar serta memiliki posisi strategis sebagai wilayah terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....