Hilirisasi Ubi Kayu Diyakini Mampu Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja
- 04 Agt 2026 06:58 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku optimistis program hilirisasi ubi kayu di Kabupaten Buru Selatan akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka puluhan ribu lapangan kerja bagi masyarakat. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Hilirisasi Ubi Kayu Kabupaten Buru Selatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur Maluku, pada Senin. 3 Agustus 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, mengatakan Maluku memiliki potensi besar untuk mengembangkan komoditas ubi kayu dengan luas panen sekitar 1.875 hektare dan produksi mencapai 42.027 ton. Potensi tersebut dinilai perlu didorong melalui pembangunan industri hilir.
Menurut Sadali, hilirisasi bukan sekadar meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui pengolahan hasil panen menjadi produk industri yang memiliki daya saing lebih tinggi.
"Program ini bukan hanya berbicara soal pertanian, tetapi juga tentang peningkatan pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jika kebutuhan lahan mencapai sekitar 12 ribu hektare, maka akan tercipta puluhan ribu lapangan pekerjaan," katanya.
Ia berharap seluruh proses persiapan dapat diselesaikan dengan baik sehingga investasi hilirisasi ubi kayu segera terealisasi dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Maluku, khususnya di Kabupaten Buru Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....