Ungkap Kronologis Bentrok Pemuda di Danar Maluki Tenggara
- 27 Mar 2026 13:29 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Bentrok antar pemuda di Desa Danar, Kecamatan Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) terjadi hanya karena ucapan kata makian terhadap seorang remaja yang laju dengan motornya, pada Kamis, 26 Maret 2026 malam.
Makian dari kelompok pemuda itu ternyata menimbulkan konsentrasi massa yang berujung saling serang batu. Akibatnya, tiga personel Polri mengalami luka dan satu orang pemuda dilaporkan tewas.
Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, mengungkapkan bahwa konflik yang memanas ini bermula dari kesalahpahaman yang dipicu ejekan dan provokasi di jalan raya.
“Awalnya hanya seorang remaja yang lewat dengan motor dalam kecepatan tinggi di depan kelompok pemuda yang sedang berkumpul. Tak lama kemudian terjadi saling makian, bahkan diikuti pelemparan objek dari kelompok lain yang berada dekat Masjid Al-Mathar,” kata Kapolres dalam keterangannya.
Ketegangan semakin memanas ketika pihak yang merasa tersinggung datang ke rumah terduga pelaku untuk meminta klarifikasi. Awalnya situasi mulai rendah, namun berselang beberapa menit terjadi aksi balasan. Sekitar pukul 23.05 WIT, kelompok yang sebelumnya menjadi sasaran makian mulai melempar batu ke arah lawan, dan bentrok pun tak terhindarkan.
Aparat kepolisian yang tiba di lokasi sekitar pukul 00.20 WIT sempat berhasil membubarkan massa dan menenangkan situasi. Namun ketenangan itu hanya bertahan sebentar. sekitar pukul 02.00 WIT, bentrok kembali pecah setelah adanya dugaan provokasi berupa pelemparan ke rumah warga.
Pada tahap ini, konflik semakin eskalasi hingga menggunakan panah waer. Dua perwira polisi yang tengah berusaha melerai terkena serangan dan luka. Tak hanya itu, tiga warga juga mengalami luka serius akibat serangan yang sama.
“Anggota kami terluka saat menjalankan tugas melindungi masyarakat. Ini menunjukkan betapa tinggi tingkat eskalasi konflik yang terjadi,” ujar Kapolres.
Tak sampai disitu, lanjut Kapolres, sekitar pukul 04.40 WIT, bentrok susulan kembali terjadi yang berujung pada pembakaran tiga unit rumah warga, empat rumah rusak berat, dan satu sepeda motor juga ikut hancur karena api.
Tak lama kemudian, pasukan Brimob Batalyon C Pelopor tiba untuk memperkuat pengamanan hingga kondisi benar-benar kondusif.
Hingga Jumat pagi, kawasan Desa Danar terpantau sudah kondusif. Aparat keamanan masih terus melakukan pengamanan serta melaksanakan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pihak yang menjadi sumber provokasi dari bentrok tersebut.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi. Serahkan penanganan masalah ini kepada pihak berwenang agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ucap Kapolres menutup.
Dampak bentrok
Wakapolres Malra, Kompol Djufri Jawa; Kasat Reskrim Polres Malra, AKP Barry Talabessy, dan Personil Satsamapta Polres Malra, Bripda Siswanto Sofyan dilaporkan mengalami luka terkena anak panah.
Sementara dari masyarakat terdapat tiga orang mengalami luka. Diantaranya; FFH (22), MSS (17), dan AA R (37). Untuk korban jiwa, dilaporkan satu orang warga inisial FAR (25) diduga tewas dari aksi bentrok brutal tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....