Green Moluccas Konsisten Jalankan Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Lingkungan

  • 22 Mar 2026 03:58 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon– Organisasi lingkungan Green Moluccas terus memperkuat komitmennya dalam upaya pelestarian ekosistem pesisir di wilayah Maluku melalui aksi bersih-bersih pantai secara rutin. Kepala Divisi Enterprise Green Moluccas, Geofani Lopulisa, menyatakan bahwa intensitas kegiatan ini dilakukan hampir setiap bulan di berbagai titik strategis.

Langkah nyata ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang kian terancam oleh limbah domestik. Aksi pembersihan tersebut menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Pantai Hative Besar dan beberapa pesisir di seputaran Kota Ambon.

Dalam setiap aksinya, organisasi ini berhasil mengumpulkan sampah dengan volume paling rendah sekitar 53 kilogram. Limbah yang diangkat terdiri dari berbagai jenis, mulai dari kaleng besi, residu, hingga plastik yang masih memiliki nilai ekonomis untuk dikelola kembali.

Selain aksi fisik di lapangan, Green Moluccas juga fokus pada program pendidikan lingkungan guna menanamkan kesadaran sejak dini kepada masyarakat.

Melalui inisiatif Sekolah Alam dan Bengkel Kreatif, mereka memberikan edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga ekosistem. Program ini bertujuan mengubah paradigma masyarakat bahwa sampah bukanlah akhir dari sebuah barang, melainkan awal dari sesuatu yang baru jika dikelola dengan kreatif.

Dalam menjalankan misinya, Green Moluccas mengedepankan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, akademisi, media, hingga komunitas lokal. Sinergi ini dibangun untuk menciptakan kebijakan yang lebih berkelanjutan serta mendorong aksi nyata yang berdampak luas.

Kerjasama tersebut dinilai krusial dalam menyusun strategi perlindungan lingkungan yang komprehensif di Maluku.

Pemanfaatan barang bekas seperti botol, kertas, dan kardus untuk didaur ulang menjadi salah satu fokus utama dalam menjaga harapan akan bumi yang lebih bersih.

Dengan semangat "Sampah Bukan Akhir", Green Moluccas terus bergerak mengedukasi publik agar lebih bijak dalam mengelola limbah. Upaya kolektif ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi kelestarian alam di bumi Raja-Raja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....