Cara Fahrul Kaisuku Rangkul Pemuda SBB Kritis Terhadap MIP Failed
- 05 Mar 2026 18:45 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNP) Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku menggelar kegiatan bertajuk MIP Failed dan Buka Puasa Bersama, di salah satu caffe di Kota Ambon, Rabu, 4 Maret 2026.
Kegiatan dengan mengusung tema “Evaluasi Gagalnya Maluku Integrated Port (MIP)” di gagas Tokoh Muda Seram Bagian Barat, Muhammad Fahrul Kaisuku, menyoroti sikap Pemerintah Provinsi Maluku yang disebut telah memindahkan rencana pembangunan Proyek Strategis Nasional MIP dari Kabupaten SBB ke Kota Ambon.
Sikap Fahrul ini mendapat dukungan penuh dari sejumlah OKP dan Cipayung baik di SBB maupun Kota Ambon.
Kegiatan yang diperkasai Fahrul yang adalah Ketua KNPI SBB ini dihadiri langsung oleh Sekda Maluku, Kasrul Selang, Sekda Kabupaten SBB, Lavin Tuasuun, Akademisi Universitas Pattimura Paulus Koritelu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo, serta perwakilan OKP dan Cipayung.
Selain Maluku Integrated Port (MIP) jadi fokus pembahasan, kegiatan ini juga sebagai wujud konsolidasi pemuda untuk arah pembangunan Maluku yang berkeadilan. Sebagai ruang refleksi bersama sekaligus mempererat silaturahmi pemuda Seram Bagian Barat (SBB) di bulan suci Ramadhan.
Fahrul Kaisuku, kepada wartawan mengatakan bahwa rencana pembangunan MIP di Kabupaten Seram Bagian Barat, sebelumnya diharapkan menjadi proyek strategis yang mampu memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Namun, kata dia, hingga kini realisasi MIP di SBB belum terwujud, kondisi tersebut perlu disikapi secara bijak dan konstruktif melalui dialog terbuka serta penguatan partisipasi publik.
“Kami memahami bahwa dinamika kebijakan pembangunan memiliki berbagai pertimbangan strategis. Namun sebagai bagian dari masyarakat, pemuda merasa penting untuk terus mengikuti, mengkaji, dan memberikan masukan agar arah pembangunan tetap sejalan dengan harapan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, forum ini bukan sekadar membahas proyek yang belum terealisasi, tetapi menjadi momentum membangun kesadaran kolektif pemuda tentang pentingnya konsistensi perencanaan pembangunan dan pemerataan infrastruktur di Maluku, khususnya di Kabupaten SBB.
"Konsolidasi pemuda SBB dinilai penting guna membangun gerakan kepemudaan yang solid dan terarah dalam mengawal pembangunan daerah," ucap Kaisuku.
Sebagai tindak lanjut, kata dia, DPD KNPI SBB akan merumuskan dan menyampaikan rekomendasi resmi kepada Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dan Pemerintah Provinsi Maluku.
"Rekomendasi tersebut merupakan hasil pemikiran kolektif pemuda dan akan disampaikan secara formal sebagai bentuk partisipasi aktif dalam proses pembangunan,"ujarnya.
Menurutnya, momentum Ramadhan dinilai menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komitmen bersama dalam mengawal pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Kami percaya pembangunan adalah proses bersama. Pemuda siap menjadi bagian dari solusi, menjaga ruang dialog tetap terbuka, dan terus mendorong pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Muhammad Fahrul Kaisuku.
Sekedar tau, diskusi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, diikuti pemuda SBB yang berdomisili di Ambon, organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta tokoh masyarakat.
Para peserta menyampaikan pandangan dan aspirasi secara terbuka dan konstruktif. Bahkan, sejumlah poin penting yang mengemuka dalam forum tersebut antara lain pentingnya komunikasi publik yang lebih terbuka terkait arah pembangunan strategis daerah, perlunya evaluasi bersama terhadap dampak sosial dan ekonomi kebijakan pembangunan, serta penguatan peran pemuda sebagai mitra dialog pemerintah dalam proses perencanaan dan pengawasan pembangunan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian konsolidasi pemuda menuju penguatan peran generasi muda dalam mendukung pembangunan Seram Bagian Barat dan Maluku yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....