Mendidik dengan Hati Kunci Bentuk Karakter Siswa SMA

  • 28 Feb 2026 18:11 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pendekatan pendidikan yang berfokus pada pengembangan karakter dan emosi, atau "mendidik dengan hati", dinilai jauh lebih krusial dibandingkan sekadar mengejar aspek akademik. Hal ini ditegaskan oleh praktisi pendidikan berkompeten, Fanny Lutni Luanmassar, S.Pd., M.Pd., dalam dialog "Figur Inspirasi" di Pro 1 RRI Ambon.

Menurut Fanny, khususnya bagi siswa yang sudah duduk di bangku SMA, aspek dihargai dan didengar perasaannya menjadi kebutuhan mendasar. Dengan menghargai perasaan anak, para pendidik dan orang tua dapat membangun jembatan komunikasi yang lebih kuat, sehingga anak merasa dipahami di tengah masa transisi menuju kedewasaan.

Fanny juga menekankan pentingnya keteladanan atau memberikan contoh yang baik dari orang tua dan pengasuh. Mengingat anak-anak cenderung belajar dari apa yang mereka lihat secara langsung, peran figur dewasa sebagai model perilaku positif menjadi fondasi utama dalam mengajarkan nilai empati serta menghargai perasaan orang lain.

Lebih lanjut, penggunaan bahasa yang positif dan suportif disebut sebagai alat efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri anak. Kata-kata yang membangun dapat memberikan afirmasi positif bagi siswa, sehingga mereka merasa didukung untuk mengeksplorasi potensi diri tanpa rasa takut akan kegagalan.

Selanjutnya, Fanny mengingatkan pentingnya menyediakan waktu berkualitas antara orang tua dan anak untuk mempererat hubungan emosional. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kasih ini, diharapkan lahir generasi masa depan yang tidak hanya sukses secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....