Kapal Ditemukan Hangus Terbakar, 11 Korban Belum Ditemukan

  • 22 Nov 2025 19:56 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon: Operasi pencarian KM. Maluku Prima Makmur 03 yang terbakar bersama 11 penumpang di Perairan Laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, hari kedua belum membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan baru menemukan bangkai kapal tersebut yang sudah hangus terbakar. Sementara 11 penumpangnya belum ditemukan. Mereka masih hilang di Laut Banda.

Kapal ikan itu bersama 11 penumpang berangkat dari Tulehu menuju Laut Banda untuk memancing. Namun, kapal tersebut mengalami kebakaran pada, Kamis (20/11/2025). Peristiwa ini dilaporkan ke Kantor Basarnas Ambon, dan tim Basarnas langsung bergerak melakukan pencarian sejak Jumat (21/11/2025).

"Ketika ketika mendapat laporan, hari pertama kita lakukan pencarian tidak membuahkan hasil. Hari kedua baru kita temukan Kapal yang sudah dalam kondisi terbakar. Untuk korban belum kita temukan," kata Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah dalam rilisnya, Sabtu (22/11/2025).

Arafah menjelaskan, pada pencarian hari kedua, tim menggunakan KN SAR 242 Bharata bertolak dari Pelabuhan Tulehu menuju sejumlah titik koordinat sesuai SAR MAPS pencarian korban. Pencarian dimulai sejak pukul 07.00 Wit.

Sekitar pukul 14.17 WIT, KN SAR 242 Bharata berhasil menemukan Kapal KM.Maluku Prima Makmur 03 dalam kondisi hangus terbakar pada koordinat 4° 1'44.76"S - 129° 5'43.26"E, jarak -+ 36.87 Nautical Mile, dan Heading 27.99° arah Timur Laut dari Lokasi kejadian awal.

"Kapal tersebut ditemukan KN SAR Bharata seluruh bagain atas kapal habis terbakar dan masih terombang-ambing di permukaan air. Dalam penyisiran dan pengamatan KN SAR Bharata pada kapal tidak ditemukannya tanda-tanda korban," ujarnya

Selanjutnya sekitar pukul 16.22 WIT, KN SAR Bharata berkoordinasi dengan kapal KM. Raja Manta dengan rute Banda – Ambon yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian untuk menginformasikan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Selain itu, Basarnas Ambon juga melakukan koordinasi dengan dua unit KRI Balongan dan KRI Kerapu dari Guspurla Koarmada III dan Kodaeral IX Ambon yang sedang melakukan Patroli disekitar Perairan Laut Banda terkait laka laut yang terjadi pada kapal ikan tersebut.

"Hingga sore hari pukul 18.00 WIT, KN SAR 242 Bharata telah melakukan operasi pencarian Sejauh 42 Nautical mile, dan Heading 68.71° Arah Timur dari Lokasi kejadian awal dengan hasil nihil. Operasi pencarian kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada OPS SAR H3 besok pagi (Minggu, 23/11/2025)," pungkasnya.

Berikut data korban:

1. Yakob Arnyanyi Nahkoda (60/ L)

2. Kien Julson Sabandar ABK (51 / L)

3. Misran Sumenda ABK (51/ L)

4. Finsen Rahayaan ABK (27/ L)

5. Deki Tatael ABK (59/ L)

6. Hengki Tatael ABK (21/ L)

7. Agung Mamentiwalo ABK (29/ L)

8. Oksin Tatael ABK (29/ L)

9. Otnjel Kolotja ABK (51/ L)

10. Jefry Langelo ABK (62/ L)

11. Melvin Rolando Hitalessy ABK (26/ L)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....