Empat Tahun Numpang, SMK Kasih Theresia Butuh Perhatian Pemerintah
- 26 Sep 2025 12:05 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: SMK Kasih Theresia Bombay yang berlokasi di Desa Bombay, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, menjadi sekolah menengah kejuruan pertama di wilayah Kei Besar. Sejak berdiri pada 2021, sekolah ini telah melahirkan dua angkatan lulusan, yakni pada 2024 dan 2025.
Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Kasih Theresia Bombay, Agrapina Sangur, S.Tr.Par menjelaskan bahwa sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Kasih Antonius Maluku Tenggara tersebut memiliki dua kompetensi keahlian, yakni Usaha Layanan Pariwisata dan Layanan Perbankan. Namun, hingga kini pihak sekolah belum memiliki gedung sendiri.
“Tahun pertama kami menumpang di SD Naskat Bombay, dan sejak tahun kedua hingga saat ini kami menggunakan gedung SMP Negeri 7 Kei Besar untuk proses belajar mengajar. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberi izin menggunakan fasilitas tersebut,” ujar Phina.
Pembelajaran di SMK Kasih Theresia dilaksanakan pada pukul 13.00–17.00 WIT, setelah siswa SMP Negeri 7 Kei Besar selesai belajar. Meski demikian, keterbatasan sarana membuat sekolah masih menghadapi banyak tantangan.
“Selama empat tahun ini kami berjalan cukup tertatih-tatih karena belum punya gedung sendiri. Kami berharap pemerintah Provinsi Maluku dapat membantu menghadirkan Unit Sekolah Baru untuk mendukung proses pembelajaran,” katanya.
Menurut Phina, upaya membangun sekolah sudah dilakukan pihak yayasan, namun keterbatasan biaya menjadi kendala utama. Karena itu, dukungan pemerintah pusat maupun provinsi sangat diharapkan demi keberlangsungan pendidikan vokasi di Kei Besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....