Tingkatkan Konektivitas, Anos Yermias Minta Penambahan Kapal LCT

  • 14 Feb 2025 11:17 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon : Anggota DPRD Provinsi Maluku Anos Yermias mengatakan beberapa wilayah di Provinsi Maluku tidak memiliki pelabuhan atau dermaga, seperti di Kabupaten Maluku Barat Daya yakni Pulau Luang, Pulau Dai, hingga Pulau Wetar.

"Karena tidak ada pelabuhan sehingga kapal tol laut tidak dapat menjangkau pulau-pulau tersebut dan menggangu kelancaran distribusi barang ke daerah pelosok," ujarnya.

Anos berharap kedepannya ada penambahan kapal dengan tipe LCT (Landing Craft Tank), karena salah satu keunggulannya yaitu tidak memerlukan dermaga khusus untuk sandar, dan dipastikan mampu menjangkau pulau-pulau tersebut.

Bahkan penambahan kapal tersebut lebih murah dengan kisaran 64-74 miliar, dibanding investasi untuk membangun pelabuhan yang nilainya bisa mencapai 200-300 miliar, bahkan harus dilakukan pemeliharaan dan perawatan.

"Sebelumnya telah diusulkan pada saat Kepala Direktur Lalu Lintas & Angkutan Laut dijabat oleh Hendri Ginting. Sudah diusulkan agar ada penambahan kapal misalnya kapal spesifik dengan tipe LCT untuk menjangkau daerah di Maluku yang tidak ada pelabuhan," jelasnya.

Ditambahkan, saat ini Provinsi Maluku dilayani 20 kapal perintis dari 10 pangkalan yang koneksinya masuk ke Maluku dengan tujuan menghubungkan pulau dan pulau.

Dimana khusus Provinsi Maluku, tol laut terbanyak untuk penumpang ada di Maluku Tenggara sekitar 12 kapal dari 20 pangkalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....