Aktivis Pemuda Dorong Pelestarian Permainan Tradisional lewat PORCAB
- 16 Sep 2026 23:44 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon — Pemuda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan permainan tradisional di tengah perkembangan teknologi digital. Salah satu strategi yang dilakukan adalah konsisten menggelar kegiatan yang melibatkan generasi muda dan pelajar.
Ketua Cabang AMGPPM Tiberias II, Daniel Zeth Matitaputty, mengatakan konsistensi menjadi kunci dalam menjalankan upaya pelestarian tersebut. Menurutnya, kegiatan Pekan Olahraga Cabang (PORCAB) yang telah berlangsung selama empat tahun menjadi sarana untuk membangun kebersamaan dan sportivitas pemuda.
“Kalau bicara strategi, yang pertama harus konsisten dulu. Kegiatan ini bukan semata-mata untuk melihat ranting mana yang lebih kuat, tetapi bagaimana membangun kebersamaan, sportivitas, dan tidak mementingkan diri sendiri,” ujar Daniel.
Ia mengatakan permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan perlu kembali diperkenalkan kepada masyarakat. Pemanfaatan media sosial seperti TikTok, Instagram, dan WhatsApp menjadi salah satu cara untuk mengenalkan permainan tersebut kepada generasi muda.
Menurut Daniel, potongan video kegiatan dapat dikemas menjadi konten digital sehingga permainan tradisional dapat menjangkau lebih banyak orang.
“Dari perkembangan digital juga bisa membantu. Dari penggalan video yang kita ambil lalu dibuat menjadi konten, secara tidak langsung kita sudah mengenalkan permainan tradisional,” katanya.
Dalam dua tahun terakhir, PORCAB Tiberias II juga mulai melibatkan pelajar SMP sebagai peserta. Ke depan, pihaknya berencana memperluas keterlibatan peserta dari kalangan pelajar dan masyarakat apabila mendapat kesempatan.
Daniel berharap kegiatan tersebut dapat mendorong cabang dan ranting lainnya di Kota Ambon untuk ikut memperkenalkan serta melestarikan permainan tradisional.
“Kalau mau bilang melestarikan, sebenarnya permainan ini sampai saat ini masih ada. Tetapi orang yang memainkannya yang semakin berkurang. Jadi lewat PORCAB, kita membantu memperkenalkan kembali dan mengingatkan nostalgia permainan-permainan yang dulu,” tuturnya.
Penulis : Hence Pietersz
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....