Kurangi Waktu Anak dengan Gadget, Pemkot Ambon Hidupkan Permainan Tradisional
- 31 Agt 2026 08:30 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon- Melibatkan permainan-permainan tradisional dalam rangkaian HUT ke-451 Kota Ambon merupakan salah satu upaya untuk menghidupkan kembali budaya permainan rakyat yang mulai ditinggalkan. Demikian kata Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena.
Menurutnya, permainan tradisional perlu kembali diperkenalkan dan diperlombakan, terutama kepada anak-anak dan generasi muda. Selain menjadi bagian dari budaya, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap penggunaan gawai dan perangkat Android.
“Kita ingin permainan-permainan tradisional ini dihidupkan kembali untuk diperlombakan. Ini juga menjadi salah satu cara untuk mengurangi waktu anak-anak sekadar bermain dengan gadget atau Android, tetapi mereka bisa terlibat dalam permainan dan olahraga tradisional,” ujar Bodewin.
Ia menyebut, berbagai permainan seperti benteng dan permainan tradisional lainnya memiliki nilai positif karena mendorong anak-anak untuk bergerak, berinteraksi, bekerja sama dan membangun kebersamaan.
Bodewin berharap, meskipun anak-anak saat ini hidup di tengah perkembangan teknologi dan zaman yang semakin modern, permainan tradisional tetap dapat tumbuh dan berkembang di Kota Ambon dan Maluku.
“Kita berharap permainan tradisional ini bisa kembali hidup. Walaupun hari ini kita berada di zaman modern, kita tidak boleh melupakan permainan tradisional yang menjadi bagian dari akar budaya kita, yang sudah tumbuh dan berkembang di Kota Ambon dan Maluku,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....