Tari Cakaiba Hatalai Kembali Pentas setelah 40 Tahun

  • 28 Agt 2026 10:19 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Tari Cakaiba, salah satu warisan budaya yang berkembang di Negeri Hatalai, Kota Ambon, kembali dipentaskan setelah sekitar 40 tahun tidak ditampilkan di hadapan masyarakat Tarian yang disebut sebagai salah satu warisan budaya Portugis tersebut ditampilkan dalam Festival Marawai, sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi yang hampir terlupakan oleh generasi masa kini.

Yang menarik, Tari Cakaiba kali ini tidak dibawakan oleh penari muda, melainkan oleh para tante-tante dari Negeri Hatalai. Bahkan, salah satu penarinya telah berusia sekitar 70 tahun. Meski telah berusia lanjut, para penari tetap tampil penuh semangat dengan mengenakan busana serba putih dan membawakan gerakan Tari Cakaiba di atas panggung Festival Marawai.

Penampilan tersebut mendapat perhatian karena bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi menjadi bukti bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya.

Kembalinya Tari Cakaiba ke panggung setelah puluhan tahun juga menjadi momentum penting bagi masyarakat Negeri Hatalai untuk memperkenalkan kembali tarian tersebut kepada generasi muda, sehingga warisan budaya yang hanya hidup di Hatalai ini tidak hilang ditelan zaman.

Melalui Festival Marawai, Tari Cakaiba kembali menunjukkan bahwa budaya lokal memiliki cerita, sejarah dan nilai yang patut terus dirawat. Semangat para tante-tante Hatalai menjadi pesan bahwa melestarikan budaya bukan hanya tugas generasi muda, tetapi tanggung jawab semua generasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....