Sansekerta Beta Gerakkan Literasi Anak dan Kemandirian Komunitas
- 11 Agt 2026 18:33 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Eksistensi Sansekerta Beta sebagai komunitas seni dan sastra mahasiswa terus berkembang. Tidak hanya menghasilkan karya yang menggabungkan unsur sastra dengan perkembangan zaman, komunitas ini juga aktif melakukan kegiatan literasi bagi anak-anak serta berupaya mandiri membiayai berbagai kegiatan dan pementasan.
Anggota Sansekerta Beta, Lilis, mengatakan perkembangan teknologi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda untuk terus berinovasi. Menurutnya, karya sastra tetap harus memiliki nilai estetika, tetapi penyajiannya perlu menyesuaikan dengan perkembangan zaman agar dapat diterima generasi muda.
“Kalau bicara tentang sastra itu estetik. Tetapi kita harus berusaha bagaimana keestetikan itu tetap mengikuti perkembangan zaman,” ujar Lilis dalam dialog budaya.
Ia menilai, dominasi anak muda di dalam komunitas menjadi salah satu kekuatan Sansekerta Beta. Ide dan kreativitas anggota terus berkembang sehingga menghasilkan berbagai gagasan baru.
Lilis mengatakan setiap pementasan yang dilakukan Sansekerta Beta mendapat respons positif dari masyarakat. Penonton tidak hanya berasal dari lingkungan kampus, tetapi juga masyarakat umum dan komunitas lainnya.
“Biasanya kalau kita melakukan pementasan, masyarakat sangat antusias. Bukan hanya dari lingkup masyarakat kampus, tetapi juga teman-teman dan komunitas lainnya,” katanya.
Antusiasme tersebut menjadi dorongan bagi anggota Sansekerta Beta untuk terus menghasilkan karya dan membuka ruang interaksi yang lebih luas dengan masyarakat.
Selain mengembangkan seni dan sastra, Sansekerta Beta juga memberikan perhatian terhadap literasi anak-anak. Pada waktu luang, anggota komunitas mengajak anak-anak yang sering bermain di sekitar lingkungan kampus untuk mengikuti kegiatan sederhana seperti menggambar dan belajar membaca.
Penulis : Sumiaty Manilet, S.Pd
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....