Komunitas Tamang Baca Dorong Budaya Literasi Generasi Emas Indonesia
- 03 Okt 2026 12:59 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon -Komunitas Tamang Baca terus mendorong tumbuhnya budaya literasi di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai bagian dari upaya mempersiapkan Generasi Emas Indonesia. Hal tersebut disampaikan para pendiri Komunitas Tamang Baca, Rahmat, Siti, dan Tasya, dalam program Ngobras (Ngobrol Bareng Narasumber) Pro1 RRI Ambon, Jumat, 2 Oktober 2026.
Menurut Rahmat, keberadaan komunitas Tamang Baca berangkat dari kepedulian terhadap pentingnya akses dan kebiasaan membaca bagi masyarakat. Literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi sarana untuk menambah wawasan, membangun pola pikir kritis, serta meningkatkan kemampuan generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Sementara itu, Siti mengatakan, budaya membaca perlu dibangun sejak usia dini dengan menciptakan suasana yang menyenangkan dan mudah dijangkau oleh anak-anak. Menurutnya, kehadiran komunitas dapat menjadi ruang alternatif bagi anak-anak untuk mengenal buku, berdiskusi, berbagi pengetahuan, sekaligus mengembangkan kreativitas mereka.
Siti menambahkan, tantangan dalam membangun budaya literasi saat ini semakin beragam, terutama dengan tingginya penggunaan perangkat digital di kalangan anak dan remaja. Karena itu, kegiatan literasi perlu dikemas secara kreatif agar membaca tidak dipandang sebagai aktivitas yang membosankan, melainkan sebagai kegiatan yang menyenangkan dan memberikan manfaat.
Pendiri lainnya, Tasya, mengatakan Tamang Baca juga berupaya melibatkan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kegiatan literasi. Kolaborasi antara komunitas, keluarga, sekolah, dan berbagai pihak dinilai penting agar kebiasaan membaca dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Tasya berharap, gerakan literasi yang dilakukan Tamang Baca dapat melahirkan generasi yang memiliki pengetahuan luas, mampu berpikir kritis, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Menurutnya, generasi muda yang memiliki budaya membaca akan lebih siap menghadapi perkembangan zaman dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.
Melalui program Ngobras Pro1 RRI Ambon, para pendiri Tamang Baca mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya literasi mulai dari lingkungan terdekat. Gerakan sederhana seperti menyediakan buku, meluangkan waktu membaca, dan mengajak anak berdiskusi diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia yang berpengetahuan dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....