Hari Penerjemahan Internasional, Apresiasi Para Penjembatan Bahasa Dunia

  • 29 Sep 2026 08:26 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Hari Penerjemahan Internasional diperingati setiap 30 September sebagai momentum untuk memberikan penghargaan kepada para penerjemah, juru bahasa, dan profesional bahasa di seluruh dunia. Peringatan ini menjadi kesempatan untuk menyoroti peran mereka dalam menjembatani komunikasi antarbahasa dan antarbudaya.

Dikutip dari laman Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Hari Penerjemahan Internasional ditetapkan melalui Resolusi Majelis Umum PBB Nomor A/RES/71/288 pada 24 Mei 2017. Resolusi tersebut mengakui peran penerjemahan profesional dalam menghubungkan bangsa-bangsa, memfasilitasi dialog, pemahaman dan kerja sama, serta berkontribusi terhadap pembangunan dan perdamaian dunia.

Tanggal 30 September dipilih bertepatan dengan peringatan Santo Jerome, tokoh yang dikenal sebagai penerjemah Alkitab dan dianggap sebagai santo pelindung para penerjemah. Menurut PBB, peringatan ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap profesi penerjemah dan profesional bahasa yang berperan dalam komunikasi lintas negara.

Peran penerjemah mencakup berbagai bidang, mulai dari diplomasi, pendidikan, ilmu pengetahuan, hukum, sastra, hingga komunikasi internasional. Di lingkungan PBB, para penerjemah menangani berbagai dokumen yang berkaitan dengan agenda organisasi, termasuk isu hak asasi manusia, perdamaian dan keamanan, serta pembangunan.

Penerjemahan juga membantu masyarakat mengakses karya dan pengetahuan dari berbagai bahasa serta budaya. Dengan adanya profesional bahasa, informasi dapat disampaikan secara lebih jelas dan akurat sehingga komunikasi antarindividu maupun antarbangsa dapat berlangsung tanpa terhambat perbedaan bahasa.

Untuk 2026, International Federation of Translators atau FIT mengangkat tema Linguistic Diversity and Language Rights, dengan subjudul The power of being understood. Tema tersebut menyoroti pentingnya penerjemahan, interpretasi, dan terminologi dalam mendorong inklusi kebahasaan, kesetaraan, serta partisipasi masyarakat dalam dunia yang semakin terhubung.

Peringatan Hari Penerjemahan Internasional menjadi momentum untuk meningkatkan penghargaan terhadap para profesional bahasa sekaligus menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya keberagaman bahasa. Melalui penerjemahan yang berkualitas, perbedaan bahasa dapat menjadi jembatan untuk membangun dialog, memperkuat pemahaman, serta mendorong kerja sama dan perdamaian di tengah masyarakat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....