Kapolres SBB Rangkul Ormas Lintas Agama, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
- 18 Sep 2026 06:38 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Polres Seram Bagian Barat (SBB) terus memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Langkah itu dilakukan Kapolres SBB AKBP Refindo Pradiknya Rulando melalui silaturahmi bersama tokoh agama dan perwakilan organisasi kemasyarakatan (Ormas) lintas agama di Kabupaten SBB.
Pertemuan yang berlangsung Kamis 17 September 2026 tersebut membahas sejumlah hal strategis, mulai dari penguatan kerukunan antarumat beragama hingga mitigasi potensi konflik di tengah masyarakat. Sinergitas antara Polri, tokoh agama dan Ormas juga menjadi perhatian utama untuk menjaga situasi Kabupaten SBB tetap aman dan kondusif.
Kapolres SBB turut meminta dukungan, masukan dan saran sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia mengajak seluruh tokoh agama dan Ormas lintas agama untuk bersama-sama menjaga kerukunan serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi mengganggu stabilitas Kamtibmas.
“Terkait berbagai permasalahan yang terjadi di wilayah Kabupaten SBB, Polres SBB akan terus mengedepankan langkah-langkah persuasif, komunikasi dan pendekatan kepada seluruh elemen masyarakat guna mencegah terjadinya konflik,” ujar Kapolres.

Sementara itu, perwakilan Ormas lintas agama mengapresiasi langkah Kapolres SBB yang membuka ruang komunikasi dan silaturahmi bersama tokoh agama serta organisasi kemasyarakatan. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung tugas Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Dukungan tersebut juga akan diwujudkan dengan membantu menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas melalui lingkungan keagamaan dan organisasi masing-masing. Masyarakat juga akan diajak untuk terus menjaga persaudaraan, toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Para perwakilan Ormas berharap setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah. Mereka mengingatkan pentingnya menghindari tindakan yang justru dapat memperkeruh suasana dan mengganggu keharmonisan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....