Sejarah Panjang PMI dalam Misi Kemanusiaan Indonesia

  • 17 Sep 2026 09:41 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Palang Merah Indonesia (PMI) memiliki sejarah panjang dalam menjalankan misi kemanusiaan di Indonesia. Organisasi ini berperan dalam pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, donor darah, hingga pelayanan kesehatan masyarakat. Kontribusi tersebut telah dilakukan sejak puluhan tahun lalu dan terus berlanjut hingga saat ini.

Berdasarkan laman resmi PMI, organisasi Palang Merah di Indonesia pertama kali dibentuk oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada 21 Oktober 1873 dengan nama Nederlands Rode Kruis Afdeling Indie (Nerkai). Namun, organisasi tersebut dibubarkan selama masa pendudukan Jepang.

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Presiden Soekarno memerintahkan pembentukan kembali PMI. Menindaklanjuti perintah tersebut, Dr. Buntaran yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kesehatan dalam kabinet pertama Indonesia membentuk Panitia Lima pada 5 September 1945.

Melalui kerja Panitia Lima, PMI berhasil dibentuk kembali pada 17 September 1945 di bawah kepemimpinan Drs. Mohammad Hatta. Pada saat yang sama, Palang Merah bentukan Belanda, Nerkai, kembali aktif setelah Jepang meninggalkan Indonesia.

Aturan internasional pada masa itu hanya memperbolehkan satu organisasi Palang Merah dalam satu negara. Karena itu, Nerkai kemudian dibubarkan secara resmi pada 16 Januari 1950. Aset organisasi tersebut diserahkan kepada PMI melalui perwakilan Dr. B. Van Trich dari Nerkai dan Dr. Bahder Djohan dari PMI.

Pada tanggal yang sama, pemerintah mengesahkan Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1950 sebagai dasar hukum PMI. Sejak saat itu, PMI terus aktif memberikan bantuan sosial dan kesehatan. Landasan hukumnya kemudian diperkuat melalui Keputusan Presiden Nomor 246 Tahun 1963 yang disahkan pada 29 November 1963.

Pengakuan resmi PMI sebagai organisasi kemanusiaan diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Palang Merah Indonesia. Sementara itu, tanggal 17 September tetap diperingati sebagai Hari Palang Merah Indonesia. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengingat pentingnya nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta peran PMI dalam membantu sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....