PEMASKEBAR Dorong Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat Babar
- 16 Sep 2026 08:58 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Perkumpulan Masyarakat Kepulauan Babar (PEMASKEBAR) mendorong pengembangan berbagai potensi lokal di Kepulauan Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Anggota dan SDM DPP PEMASKEBAR, Prof. Dr. Yustinus Male, S.Si., M.Si., mengatakan pengembangan potensi daerah membutuhkan komunikasi dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, persoalan lahan maupun kepentingan sektoral dan keluarga perlu diselesaikan melalui dialog agar pembangunan dapat berjalan bersama.
Hal tersebut disampaikan Yustinus dalam program NGOBRAS RRI Ambon, Selasa (15/9/2026). Ia menjelaskan, PEMASKEBAR berupaya menjadi ruang komunikasi dan pertukaran gagasan, termasuk mendorong masyarakat mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan daerah, seperti pelabuhan, bandara, maupun fasilitas penunjang lainnya.
Menurut Yustinus, aksesibilitas masih menjadi salah satu kendala utama pengembangan Kepulauan Babar. Kondisi transportasi yang terbatas berdampak pada mobilitas masyarakat maupun peluang masuknya investasi. Karena itu, PEMASKEBAR mendorong peningkatan infrastruktur pelabuhan dan pembangunan bandara agar konektivitas wilayah semakin terbuka.
Selain sektor transportasi, Kepulauan Babar dinilai memiliki potensi pada bidang pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan. Yustinus menyebut kesuburan lahan, ketersediaan sungai serta potensi pengembangan ternak dan tanaman pangan seperti jagung dapat menjadi bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat. PEMASKEBAR juga telah menyusun gagasan pengembangan industri hilir yang berkaitan dengan potensi Blok Masela, termasuk peluang pembangunan fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage.
Pengembangan energi terbarukan juga menjadi perhatian. Yustinus menyampaikan adanya kajian bersama mahasiswa dari Jerman mengenai potensi energi surya di wilayah MBD. Menurutnya, pemanfaatan energi matahari dapat menjadi alternatif bagi pulau-pulau yang selama ini bergantung pada pembangkit listrik tenaga diesel, terutama ketika distribusi bahan bakar terkendala kondisi laut. Ketersediaan listrik juga dinilai penting untuk mendukung aktivitas pendidikan, termasuk pelaksanaan ujian berbasis komputer.
PEMASKEBAR selanjutnya berupaya merumuskan berbagai rekomendasi pembangunan yang dapat disampaikan kepada pemerintah, perbankan maupun calon investor. Yustinus menegaskan, masyarakat Babar yang memiliki kesempatan memperoleh pendidikan dan pengalaman perlu memberikan kontribusi bagi daerah. “Sudah waktunya kami berkontribusi untuk menyediakan sesuatu yang tidak instan, tetapi kita menyediakan sesuatu yang merupakan milestone, tahapan untuk perkembangan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....