Bentrok Pemuda Lisabata-Patahuwe, Puluhan Rumah Dibakar

  • 12 Sep 2026 04:49 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Piru - Bentrok antara pemuda Desa Lisabata dan Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, pecah pada Jumat (11/9/2026) sore.

Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 16.25 WIT itu dipicu informasi mengenai kebakaran lahan milik seorang warga Desa Lisabata bernama Ibe Lohy.

Informasi yang dihimpun, sedikitnya 29 rumah warga dan sebuah bangunan pastori milik Jemaat Patahuwe dilaporkan hangus dibakar massa dalam insiden tersebut.

Sumber kepolisian diterima media ini menyebutkan, pihak kepolisian setelah menerima informasi mengenai kebakaran lahan milik Ibe Lohy, sejumlah pemuda Desa Lisabata mendatangi Desa Patahuwe dengan membawa senjata tajam berupa parang dan tombak.

Kehadiran kelompok pemuda tersebut kemudian memicu kemarahan warga Patahuwe hingga terjadi konsentrasi massa di sekitar gapura yang berada di penghujung Desa Patahuwe.

"Terjadinya konsentrasi massa dikarenakan adanya informasi kebakaran lahan milik salah seorang warga Desa Lisabata atas nama Ibe Lohy. Sejumlah pemuda Desa Lisabata datang ke Patahuwe membawa alat tajam berupa parang dan tombak. Melihat hal tersebut, warga pemuda Desa Patahuwe tidak menerima sehingga terjadi konsentrasi massa di gapura penghujung Desa Patahuwe," ujar sumber kepolisian yang berada di lokasi.

Menurut sumber tersebut, hingga Jumat malam, kelompok pemuda Desa Lisabata masih bertahan di sekitar penghujung Desa Patahuwe. Sementara pemuda Patahuwe tetap berjaga di dalam desa.

"Sampai saat ini massa pemuda Desa Lisabata masih bertahan di penghujung Desa Patahuwe, sehingga massa dari pemuda Desa Patahuwe tetap berjaga di dalam Desa Patahuwe," katanya.

Situasi kemudian semakin memanas. Sejumlah rumah warga Desa Patahuwe dilaporkan dibakar.

"Pada pukul 18.30 WIT sampai dengan saat ini pukul 19.01 WIT, rumah warga Desa Patahuwe dibakar oleh warga Desa Lisabata. Sudah puluhan rumah," ungkap sumber tersebut.

Untuk mengantisipasi bentrokan susulan dan menjaga situasi tetap terkendali, personel Polsek Taniwel bersama personel Koramil 1513-02/Taniwel masih bersiaga di sekitar gapura penghujung Desa Patahuwe.

Aparat keamanan juga terus melakukan pengamanan untuk mencegah kedua kelompok massa kembali terlibat bentrokan.

Hingga berita ini diturunkan, Kasi Humas Polres SBB, Ipda Asep Souisa, yang dikonfirmasi terkait insiden tersebut belum memberikan keterangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....