PBB Dorong Perlindungan Pendidikan di tengah Konflik Dunia
- 09 Sep 2026 05:39 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Tanggal 9 September diperingati sebagai International Day to Protect Education from Attack atau Hari Internasional untuk Melindungi Pendidikan dari Serangan. Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dunia mengenai pentingnya melindungi hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang aman dan berkualitas, terutama di wilayah yang terdampak konflik.
Dikutip dari laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peringatan tersebut ditetapkan melalui Resolusi Majelis Umum PBB 74/275 pada 28 Mei 2020. Resolusi itu menetapkan 9 September sebagai Hari Internasional untuk Melindungi Pendidikan dari Serangan dan menegaskan kembali hak atas pendidikan bagi semua.
Peringatan ini lahir dari keprihatinan terhadap berbagai serangan yang menyasar sekolah, peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan, khususnya dalam situasi konflik bersenjata dan keadaan darurat kemanusiaan. PBB menegaskan bahwa lembaga pendidikan harus menjadi lingkungan yang aman dan mendukung proses belajar.
Menurut PBB, serangan terhadap pendidikan dapat menghambat akses anak terhadap pembelajaran dan menimbulkan dampak jangka panjang. Karena itu, negara-negara didorong untuk mengambil langkah nyata guna melindungi sekolah, peserta didik, dan tenaga pendidikan dari serangan serta memastikan keberlangsungan pendidikan dalam situasi konflik.
Peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengingatkan berbagai pihak mengenai pentingnya menghormati hukum internasional. Majelis Umum PBB secara tegas mengutuk serangan terhadap sekolah serta penggunaan sekolah untuk kepentingan militer apabila bertentangan dengan hukum humaniter internasional.
Dalam pelaksanaannya, Hari Internasional untuk Melindungi Pendidikan dari Serangan dapat diperingati melalui berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Pemerintah, organisasi internasional, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, dan berbagai pihak dapat berkontribusi melalui kampanye, diskusi, seminar, maupun kegiatan edukasi mengenai perlindungan pendidikan.
Peringatan setiap 9 September diharapkan memperkuat komitmen dunia untuk memastikan pendidikan tetap berlangsung meski terjadi konflik atau krisis kemanusiaan. Perlindungan terhadap sekolah, siswa, guru, dan tenaga kependidikan menjadi bagian penting dalam menjaga hak anak sekaligus membangun masa depan yang lebih aman dan damai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....