Hari Pamong Praja, Momentum Apresiasi Pengabdian untuk Masyarakat
- 08 Sep 2026 13:02 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Tanggal 8 September diperingati sebagai Hari Pamong Praja di Indonesia. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi pengabdian aparatur pamong praja dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Hari Pamong Praja diperingati setiap tahun untuk mengingat peran aparatur pemerintahan dalam menjalankan fungsi pelayanan, pembinaan, pengayoman, dan menjaga ketertiban di tengah masyarakat. Keberadaan pamong praja memiliki sejarah panjang dalam perjalanan pemerintahan di Indonesia.
Dikutip dari laman resmi Satuan Polisi Pamong Praja Kementerian Dalam Negeri, sejarah Polisi Pamong Praja berkembang sejak masa setelah kemerdekaan. Pada 30 Oktober 1948 dibentuk Detasemen Polisi Pamong Praja Keamanan Kapanewon di Yogyakarta yang kemudian berubah menjadi Detasemen Polisi Pamong Praja pada 10 November 1948.
Selanjutnya, pada 3 Maret 1950, berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor UP.32/2/21, dibentuk Kesatuan Polisi Pamong Praja. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP, sehingga berbeda dengan peringatan Hari Pamong Praja yang diperingati setiap 8 September.
Dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah saat ini, Satpol PP memiliki peran penting dalam membantu kepala daerah. Tugas tersebut antara lain menegakkan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Pelaksanaan tugas tersebut menjadikan pamong praja memiliki posisi penting dalam menjaga keteraturan kehidupan masyarakat di daerah. Karena itu, momentum Hari Pamong Praja menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi terhadap dedikasi aparatur yang menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik di berbagai wilayah Indonesia.
Peringatan Hari Pamong Praja diharapkan dapat semakin memperkuat semangat pengabdian, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa aparatur pemerintahan tidak hanya bertugas menjalankan aturan, tetapi juga hadir untuk membina, mengayomi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....