Menjalani 10 Bulan di Amerika, Vira Bagikan Pengalaman KL-YES
- 29 Agt 2026 10:58 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Pengalaman berbeda dirasakan Houruegidny F. Luturmas atau yang akrab disapa Vira, saat mengikuti program Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (KL-YES) 2025/2026 di Amerika Serikat. Selama kurang lebih 10 bulan, Vira mendapatkan kesempatan untuk bersekolah sekaligus mengenal kehidupan dan budaya masyarakat Amerika secara langsung.
Dalam kesempatan berbincang di acara Sore Ceria Pro2 RRI Ambon, Vira menceritakan bahwa salah satu hal yang paling berkesan selama mengikuti program adalah perbedaan sistem pendidikan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Menurutnya, proses pembelajaran di Amerika memberikan pengalaman yang berbeda, terutama dalam hal cara siswa berinteraksi dan menyampaikan pendapat.
“Sistem pendidikannya sangat berbeda dengan yang ada di Indonesia. Di sana kita lebih banyak diajak untuk aktif, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat kita sendiri,” ujar Vira saat menceritakan pengalamannya.
Selain sistem pendidikan, Vira juga merasakan langsung bagaimana keterbukaan masyarakat Amerika dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai banyak orang yang ditemuinya memiliki pemikiran yang terbuka atau open minded, sehingga membuatnya lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.
“Banyak sekali orang yang open minded. Mereka juga sangat menghargai perbedaan dan kita bisa berdiskusi tentang banyak hal tanpa harus merasa takut untuk menyampaikan pendapat,” ungkapnya.
Selama berada di Amerika, Vira juga tinggal bersama host family yang menjadi bagian penting dari pengalaman pertukaran pelajar. Melalui keluarga tersebut, ia tidak hanya mendapatkan tempat tinggal, tetapi juga belajar secara langsung mengenai kebiasaan, nilai-nilai, tradisi, serta kehidupan sehari-hari masyarakat Amerika. Program KL-YES sendiri merupakan program pertukaran pelajar yang memberikan kesempatan bagi siswa sekolah menengah dari negara peserta untuk tinggal dan belajar di Amerika Serikat selama satu tahun akademik.
Bagi Vira, sepuluh bulan di Amerika bukan sekadar pengalaman belajar di sekolah, tetapi juga menjadi perjalanan untuk mengenal budaya baru, beradaptasi dengan lingkungan berbeda, serta melihat dunia dari perspektif yang lebih luas. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga yang ia bawa pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan program KL-YES 2025/2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....