Warga Luhu Meninggal di Akses menuju Tambang Gunung Tembaga
- 27 Agt 2026 20:02 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Seorang warga Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Fikran Heluth, ditemukan meninggal dunia di areal Sapalatu, jalan akses menuju lokasi tambang Gunung Tembaga, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIT.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Jenazah kemudian ditemukan warga yang melakukan pencarian di sekitar kawasan tersebut.
Kapolsek Huamual, Iptu Luken Soplanit, membenarkan penemuan jasad korban.
Menurutnya, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban terakhir kali diketahui menuju kawasan Gunung Tembaga pada Senin (24/8/2026).
Kapolsek menjelaskan, saksi Marlon (33) mengantar korban menggunakan sepeda motor dari Desa Luhu menuju kawasan Sapalatu sekitar pukul 09.10 WIT.
Setibanya di Sapalatu, korban turun dan melanjutkan perjalanan seorang diri menuju lokasi tambang Gunung Tembaga. Sementara Marlon kembali ke Desa Luhu untuk mengambil penumpang lainnya.
Saksi lainnya, Husnul Hidayah, mengatakan korban sempat singgah di kios miliknya sekitar pukul 09.30 WIT sebelum melanjutkan perjalanan.
Di kios tersebut, korban membeli satu botol air mineral dan Pop Mie yang kemudian diseduh menggunakan air panas. Setelah membayar, korban berjalan menuju Gunung Tembaga sambil membawa makanan dan minuman tersebut.
Sementara itu, istri korban, Siti Ma Silehu, mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan korban melalui telepon seluler pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIT.
Kepada polisi, Siti menyebut hubungan rumah tangganya dengan korban selama ini berjalan harmonis dan tidak pernah terjadi persoalan.
Korban akhirnya ditemukan Ahmad Nurlette bersama rekannya, Aji Eli, yang sedang melakukan pencarian.
Saat melintas di sekitar lokasi, Ahmad melihat kaki korban dalam posisi tergantung. Ia kemudian meminta Aji segera memberitahukan penemuan tersebut kepada warga.
“Tidak lama berselang, sejumlah warga tiba di lokasi. Ahmad meminta agar tidak ada yang menyentuh atau melakukan tindakan terhadap tubuh korban sebelum pihak kepolisian tiba,” jelas Kapolsek.
Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi, mengamankan sejumlah barang milik korban dan meminta keterangan dari para saksi.
Jenazah selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Luhu untuk menjalani pemeriksaan oleh dokter.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya uang tunai Rp12.000, senter kepala, dua kaus putih, sepasang sandal, topi, rokok Marlboro, tas samping, botol air mineral, kue, korek api, nasi kuning, lima buah sosis, serta tali nilon sepanjang sekitar dua meter.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....