Pasca Banjir, SDN 40 Maraina Dapat Internet dan Listrik Surya
- 27 Agt 2026 20:13 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Maluku Tengah —Kondisi bangunan utama SD Negeri 40 Maraina, Maluku Tengah, hingga kini masih memerlukan perhatian setelah mengalami kerusakan berat akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 2023. Untuk tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar, guru bersama masyarakat setempat secara mandiri membangun gedung sekolah darurat.
Guru honorer SD Negeri 40 Maraina, Mareso Rehena, mengatakan sekolah tersebut sebelumnya menghadapi keterbatasan fasilitas dasar, termasuk listrik dan akses internet. Kondisi itu berlangsung baik ketika proses belajar mengajar masih menggunakan gedung utama maupun setelah sekolah berpindah ke gedung darurat.
“Seingat beta selama bertugas di sini, baik di gedung utama maupun gedung darurat, kami tidak memiliki listrik maupun jaringan internet,” kata Mareso saat ditemui di SDN 40 Maraina, Senin (24/8/2026).
Ia mengaku telah mengabdi sebagai guru honorer di sekolah tersebut sejak Januari 2022.
Menurut Mareso, perhatian dari Dinas Pendidikan mulai dirasakan setelah kunjungan Kepala Dinas Pendidikan bersama staf pada 2025. Dalam kunjungan tersebut, sekolah mendapat bantuan satu perangkat Starlight untuk mendukung akses internet serta satu unit Supersun atau pembangkit listrik tenaga surya untuk memenuhi kebutuhan listrik sekolah.
Mareso menjelaskan, bantuan listrik tenaga surya tersebut sangat membantu, meski kapasitasnya masih terbatas. Perangkat itu dapat memenuhi kebutuhan listrik pada siang hari selama tersedia sinar matahari dan baru mampu mendukung kebutuhan sekitar empat ruang kelas. Pada malam hari, penggunaan listrik harus dibatasi.
“Kami menilai bantuan ini sangat penting mengingat akses internet di sini susah dan selama ini belum ada listrik PLN. Tentunya kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan Starlight dan Supersun,” ujar Mareso.
Meski demikian, ia berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada penyediaan internet dan listrik. Menurutnya, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah tersedianya bangunan sekolah yang aman dan nyaman agar para siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan kondisi yang lebih layak.
Hal senada disampaikan Steven, siswa kelas 6 SDN 40 Maraina. Ia mengaku senang karena kini sekolah telah memiliki akses internet dan listrik yang dapat membantu kegiatan belajar. Namun, untuk mendapatkan jaringan internet, Steven dan teman-temannya harus datang ke sekitar sekolah karena akses jaringan belum dapat digunakan dari rumah.
“Kalau mau bikin tugas sudah gampang, tinggal cari lewat internet. Tapi katong seng tinggal di rumah, katong musti datang di sekitar sekolah sini baru bisa dapat jaringan,” kata Steven
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....