Proyek Jalan di Mardika Picu Kemacetan, Sopir dan Pedagang Keluhkan Dampaknya
- 25 Agt 2026 12:30 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Kemacetan di kawasan Terminal dan Pasar Mardika Ambon kembali dikeluhkan warga, terutama di tengah berlangsungnya pekerjaan perbaikan jalan. Kondisi jalan yang sempit dan aktivitas perdagangan di badan jalan dinilai memperlambat mobilitas kendaraan sekaligus berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Aco, salah seorang sopir angkutan umum, mengatakan kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut sebenarnya sudah menjadi persoalan lama. Namun, kondisi semakin parah sejak adanya pekerjaan perbaikan jalan. Ia mengaku perjalanan dari Terminal Mardika menuju kawasan Batu Merah hingga Ongkoliong yang biasanya lebih singkat kini dapat memakan waktu hampir setengah jam.
Menurut Aco, kondisi tersebut membuat penumpang tidak nyaman, terutama ketika cuaca panas dan kendaraan terjebak kemacetan. Untuk menghindari kepadatan, sopir terkadang harus mengambil jalur alternatif melalui Losari dan Gong Perdamaian sebelum menuju Batu Merah. Lambatnya pergerakan kendaraan juga disebut berpengaruh terhadap pendapatan para sopir.
Keluhan serupa disampaikan Hamid, warga yang berharap pekerjaan perbaikan jalan dapat segera diselesaikan. Ia memahami proyek tersebut bertujuan memperbaiki kondisi jalan, namun meminta proses pengerjaan tidak berlangsung terlalu lama. Ia juga menyoroti keberadaan pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan karena turut mempersempit ruang kendaraan dan memperparah kemacetan.
Sementara itu, pedagang, Hasna, mengatakan pekerjaan jalan turut memengaruhi aktivitas jual beli di kawasan tersebut. Pembatasan area berjualan membuat pedagang kesulitan menarik pembeli sehingga sebagian memilih berjualan di sisi jalan agar tetap mendapatkan penghasilan. Ia berharap pekerjaan perbaikan jalan segera dituntaskan sehingga akses kembali lebih luas dan aktivitas perdagangan di kawasan Mardika dapat berjalan normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....