Hari Keenam Pencarian Arien Maspaitella Belum Membuahkan Hasil

  • 22 Agt 2026 20:51 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Memasuki hari keenam, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Arien Maspaitella, korban yang dilaporkan hilang setelah dihantam gelombang tinggi di sekitar perairan Desa Hutumuri, Kota Ambon.

Operasi SAR yang berlangsung Sabtu (22/8/2026) dipusatkan di sekitar Perairan Desa Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon. Pencarian melibatkan Basarnas Ambon, Polairud Polda Maluku, Polsek Leitimur Selatan, Kodaeral IX, BPBD Kota Ambon serta masyarakat setempat.

Dantim Ops SAR, Renhard Lopies, mengatakan sebanyak empat Satuan Regu (SRU) dikerahkan untuk memperluas area pencarian.

"Seluruh sektor hari ini dimasuki oleh Tim SAR Gabungan dengan besar harapan korban dapat segera ditemukan," kata Renhard.

SRU 1 menggunakan Searider Kodaeral IX untuk menyisir sejumlah titik koordinat yang telah ditentukan.

Sementara SRU 2 yang terdiri dari Rubber Boat Polairud Polda Maluku dan Rubber Boat Basarnas Ambon melakukan pencarian di permukaan air, khususnya ke arah utara dan timur dari lokasi kejadian.

Pencarian di bawah permukaan air juga terus dilakukan. SRU 3 yang terdiri dari tim penyelam Kodaeral IX dikerahkan untuk menyisir sektor bawah laut.

Sedangkan SRU 4 merupakan tim udara menggunakan Drone Basarnas Ambon. Dalam operasi hari keenam, drone diterbangkan sebanyak empat kali sejak pagi hingga sore hari dengan total jarak penyisiran mencapai sekitar 12 kilometer.

Namun, hingga pencarian hari keenam berakhir, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat seluruh unsur SAR yang terlibat.

Renhard memastikan operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari ketujuh, Minggu (23/8/2026).

"Kami bersama Pemerintah Desa dan keluarga masih memiliki semangat besar untuk melanjutkan Operasi SAR hari ketujuh besok. Mudah-mudahan dengan segala tindakan, doa, tenaga maupun peralatan yang dikerahkan, korban segera kami temukan," ujarnya.

Sebelumnya, Arien Maspaitella bersama dua rekannya dilaporkan hendak melaut untuk menjaring ikan pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIT di sekitar pesisir perairan Desa Hutumuri.

Sekitar pukul 19.00 WIT, ketiganya dihantam gelombang tinggi. Dalam kejadian tersebut, Arien dilaporkan terseret ombak dan hilang, sementara dua rekannya berhasil menyelamatkan diri.

Masyarakat sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum ditemukan. Operasi SAR resmi kemudian terus dilakukan hingga memasuki hari keenam.

Adapun sarana dan prasarana yang digunakan dalam operasi meliputi Truck Personel, Rubber Boat Basarnas, Rubber Boat Polairud, Searider Kodaeral IX, peralatan selam dan Drone Thermal.

Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Minggu (23/8/2026) atau memasuki hari ketujuh pencarian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....