Tim SAR Perluas Pencarian Cari Nelayan Hilang di Perairan Rutong
- 19 Agt 2026 18:33 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Arien Maspaitella (25), nelayan yang dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya dihantam gelombang tinggi di perairan Desa Hutumuri, Kota Ambon.
Memasuki hari ketiga pencairan ini, Rabu (19/8/2026), tim SAR memperluas pencarian hingga wilayah perairan Desa Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan.
Dantim Ops SAR, Renhard Lopies, mengatakan sebanyak tiga Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan untuk memperluas area pencarian korban.
“SRU 1 yang terdiri dari unsur masyarakat melakukan pencarian di sepanjang pesisir Pantai Desa Hutumuri hingga Desa Hukurila,” kata Renhard.
Sementara itu, SRU 2 yang terdiri dari Rubber Boat Polairud Polda Maluku dan Speedboat Kodaeral IX melakukan penyisiran di sejumlah titik koordinat yang telah ditentukan.
Sedangkan SRU 3 dari tim penyelam Basarnas dikerahkan untuk melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian guna mencari korban di bawah permukaan air.
Namun, hingga menjelang sore, pencarian melalui permukaan maupun bawah air belum membuahkan hasil. Tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Sebelumnya, Arien bersama dua rekannya dilaporkan pergi melaut untuk mencari ikan pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIT di sekitar perairan Desa Hutumuri.
Sekitar pukul 19.00 WIT, perahu yang mereka tumpangi dihantam gelombang tinggi. Dalam insiden tersebut, Arien dilaporkan hilang, sementara dua rekannya berhasil menyelamatkan diri.
Setelah kejadian dilaporkan kepada warga, masyarakat dan keluarga korban sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun, korban belum ditemukan hingga operasi SAR resmi dilakukan.
Operasi SAR hari ketiga kemudian dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada Kamis (20/8/2026), memasuki hari keempat pencarian.
Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan Basarnas Ambon, Kodaeral IX, Polairud Polda Maluku, Polsek Leitimur Selatan, BPBD Kota Ambon, serta masyarakat setempat.
Sejumlah sarana yang digunakan yakni truk personel, Rubber Boat Basarnas, Rubber Boat Polairud, Speedboat Kodaeral IX, dan peralatan selam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....