FPIK Unpatti Gelar Coloring Class, Kenalkan Laut ke Anak-Anak Pesisir Asilulu

  • 19 Agt 2026 09:20 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon- Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura (FPIK Unpatti) menggelar kegiatan Coloring Class, Mengenal dan Menjaga Laut bagi anak-anak pesisir di Negeri Asilulu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu,15 Agustus 2026 lalu.

‎Kegiatan yang diikuti oleh 20 anak tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis Ke-44 FPIK Universitas Pattimura sekaligus aktivitas edukasi dalam mendukung pengembangan Negeri Asilulu sebagai Desa Binaan FPIK Unpatti.

‎Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak belajar tentang laut dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan sesuai dengan usia mereka. Anak-anak mewarnai berbagai jenis organisme laut sambil diperkenalkan dengan biota yang hidup di ekosistem pesisir dan laut di sekitar tempat tinggal mereka.

‎Belajar Laut dari Lingkungan Sekitar karena Coloring Class tidak hanya menjadi aktivitas bermain dan mengembangkan kreativitas anak. Dimana setiap gambar digunakan sebagai media untuk memperkenalkan kekayaan kehidupan laut serta menanamkan pesan bahwa organisme laut dan habitatnya perlu dijaga agar tetap lestari.

‎Anak-anak pesisir memiliki kedekatan yang sangat kuat dengan laut. Laut merupakan bagian dari ruang hidup yang mereka lihat dan alami setiap hari. Karena itu, FPIK Unpatti memandang pendidikan lingkungan sejak usia dini sebagai salah satu langkah penting untuk membangun generasi yang mengenal, mencintai, dan memiliki kepedulian terhadap sumber daya pesisir dan laut.

Perwakilan Dosen FPIK Unpatti, Cyecilia Pical, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sederhana dari pendidikan kelautan yang dapat dilakukan bersama anak-anak.

‎“Kami ingin anak-anak tidak hanya melihat laut sebagai tempat bermain atau tempat orang tua mereka mencari penghidupan. Mereka juga perlu mengenal organisme yang hidup di dalamnya dan memahami bahwa laut merupakan bagian dari kehidupan mereka yang harus dijaga. Melalui kegiatan mewarnai, pesan tersebut disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.”

‎Kegiatan ini juga membawa pesan bahwa upaya menjaga keberlanjutan sumber daya laut perlu dimulai dari generasi muda. Pengenalan organisme laut sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kecintaan terhadap lingkungan, dan perilaku sederhana untuk menjaga laut, seperti tidak membuang sampah sembarangan serta tidak merusak organisme dan habitat pesisir.

‎Salah seorang anak peserta Coloring Class, Kharunisa Mahulauw (10) mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut.

“Senang bisa mewarnai dan belajar tentang hewan-hewan yang ada di laut. Laut harus dijaga supaya ikan dan hewan laut tetap ada.”

‎Melalui kegiatan Coloring Class, FPIK Unpatti menegaskan bahwa pengembangan Desa Binaan tidak hanya diarahkan kepada kelompok masyarakat dewasa, tetapi juga perlu melibatkan anak-anak sebagai generasi penerus masyarakat pesisir.

‎Kegiatan Coloring Class juga menjadi bagian dari kontribusi FPIK Unpatti terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pendidikan lingkungan yang kreatif bagi anak-anak pesisir, serta SDG 14: Ekosistem Lautan melalui pengenalan organisme laut dan penanaman kesadaran untuk menjaga kelestarian sumber daya pesisir dan laut sejak usia dini.

‎Kegiatan ini diharapkan menjadi awal bagi pengembangan berbagai aktivitas pendidikan lingkungan dan literasi kelautan bagi anak-anak Negeri Asilulu.

‎Melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan, pengetahuan tentang laut dapat ditanamkan sejak dini sehingga anak-anak tumbuh sebagai generasi yang memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan sumber daya pesisir dan laut Maluku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....