Jeda Paling Rumit, Kisah Luka dan Belajar Melepaskan
- 16 Agt 2026 08:52 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Buku Jeda Paling Rumit karya Lulux Rofiatul Faidah mengajak pembaca memahami proses menghadapi kehilangan, luka hati, dan kenangan dari sebuah hubungan yang telah berakhir. Buku yang diterbitkan Qultum Media ini pertama kali terbit pada 2021, dengan ketebalan kurang lebih 166 halaman dan ukuran 13 x 19 sentimeter.
Buku ini mengangkat kisah tentang hubungan yang tidak selalu berjalan sesuai harapan. Perpisahan, pertengkaran, kekecewaan, serta kenangan menjadi bagian dari perjalanan emosional seseorang yang sedang berusaha menerima kenyataan.
Lulux Rofiatul Faidah menggambarkan bahwa berakhirnya sebuah hubungan tidak selalu berarti berakhirnya perasaan. Ada proses yang membutuhkan waktu agar hati dapat menerima, memahami dan akhirnya melepaskan sesuatu yang pernah begitu berarti.
Pesan utama yang dapat diambil adalah setiap luka membutuhkan waktu untuk pulih. Pembaca diajak tidak terburu-buru mencari pengganti atau memaksakan diri melupakan masa lalu, tetapi memberikan ruang kepada diri sendiri untuk berdamai dengan kenangan.
Buku ini juga memberikan motivasi bahwa kehilangan bukan akhir dari kehidupan. Masa lalu dapat menjadi pengalaman untuk belajar menghargai diri sendiri, memahami arti sebuah hubungan, serta mempersiapkan hati untuk melangkah menuju kehidupan yang lebih baik.
Dengan gaya penulisan yang dekat dengan pengalaman emosional pembaca, Jeda Paling Rumit cocok bagi mereka yang sedang belajar menerima perpisahan dan menemukan kembali kekuatan setelah mengalami patah hati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....