Bupati Malteng Dukung Film Dokumenter “Merawat Masa Depan di Ujung Rempah"
- 05 Agt 2026 21:48 WIB
- Ambon
RRI,CO.ID, Banda Naira, – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyatakan dukungannya terhadap inisiatif generasi muda yang tergabung dalam program Kolaborasi Pemuda untuk Banda Naira, sebuah gerakan kolaboratif yang melibatkan Kawan Alam Indonesia dan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Kawasan Amerika–Eropa dalam upaya mengangkat potensi, sejarah, budaya, serta isu pelestarian lingkungan di Kepulauan Banda Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku.
Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara delegasi Kawan Alam Indonesia dan PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa dengan Bupati Maluku Tengah, Dr. Zulkarnain Awat Amir, S.P., M.AP., yang berlangsung di Kabupaten Maluku Tengah, Rabu 5 Agustus 2026
Salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah produksi film dokumenter bertajuk “Merawat Masa Depan di Ujung Rempah," yang direncanakan menjadi hadiah karya pemuda bagi bangsa Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Maluku Tengah, Dr. Zulkarnain Awat Amir, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan generasi muda dan diaspora Indonesia yang turut memberikan perhatian terhadap Banda Naira.
“Banda Naira memiliki nilai sejarah, budaya, dan kekayaan alam yang luar biasa. Saya menyambut baik inisiatif para pemuda yang ingin mengangkat cerita Banda kepada masyarakat luas melalui media film dokumenter. Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mendukung setiap upaya positif yang bertujuan mempromosikan potensi daerah sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan yang kita miliki bersama,”ujar Bupati.
Sementara itu, Wanda Syahputra, Co-Founder Kawan Alam Indonesia, menjelaskan bahwa film dokumenter tersebut diharapkan menjadi medium edukasi sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap masa depan Banda Naira.
“Melalui film ‘Merawat Masa Depan di Ujung Rempah," kami ingin menunjukkan bahwa Banda bukan hanya tentang sejarah rempah yang mendunia, tetapi juga tentang masyarakat yang hidup berdampingan dengan alam, dan terus berjuang menjaga warisan tersebut. Film ini adalah bentuk kontribusi pemuda untuk Indonesia, sekaligus ajakan kepada semua pihak untuk ikut merawat masa depan Banda Naira,” ungkap Wanda.
Senada dengan itu Aurelia Arianti Vinton, Direktur Pengabdian Masyarakat PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa sekaligus Wakil Ketua Umum Kawan Alam Indonesia, menegaskan bahwa keterlibatan diaspora Indonesia menjadi bagian penting dalam memperkenalkan Banda Naira kepada dunia internasional.
“Kolaborasi ini mempertemukan pemuda dari berbagai latar belakang, baik yang berada di Indonesia maupun yang sedang menempuh pendidikan di berbagai negara. Kami ingin membawa cerita Banda Naira ke panggung yang lebih luas, menunjukkan bahwa daerah ini memiliki nilai yang sangat penting dalam sejarah dunia sekaligus menyimpan potensi besar untuk masa depan yang berkelanjutan,” jelas Aurelia.
Film dokumenter “Merawat Masa Depan di Ujung Rempah,” akan menampilkan berbagai aspek kehidupan masyarakat Banda, kekayaan biodiversitas laut, upaya konservasi, pendidikan, budaya, serta semangat generasi muda dalam menjaga dan membangun masa depan kawasan yang dikenal sebagai salah satu pusat sejarah rempah dunia.
Melalui kolaborasi ini, Kawan Alam Indonesia dan PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa berharap dapat menghadirkan sebuah karya yang tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga sumber inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya, mengabdi, dan menjaga warisan bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....