Sampah Menumpuk di Jembatan Waitomu Skip, Warga Minta Pemkot Turun Tangan
- 31 Jul 2026 14:36 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Penumpukan sampah di bawah Jembatan Waitomu, kawasan Skip, Ambon, kian mengkhawatirkan dan dikeluhkan warga setempat. Timbunan sampah yang didominasi limbah plastik tersebut diketahui telah berlangsung lama akibat jarang tersentuh pengangkutan oleh petugas kebersihan Pemkot Ambon, sehingga terus menumpuk dari waktu ke waktu.
Salah seorang warga sekitar, Mama Fin, mengungkapkan bahwa kondisi sampah non-organik atau plastik di bawah jembatan sangat sulit terurai secara alami. Warga juga enggan mengambil opsi membakar sampah tersebut karena lokasinya yang tepat berada di bawah jembatan dan berdekatan dengan ruas jalan raya utama. Mereka khawatir asap pembakaran justru akan membahayakan dan mengganggu pandangan para pengguna jalan yang melintas.
Kondisi tersebut diperparah oleh aksi oknum warga yang terus membakar atau membuang sampah secara liar di area jembatan. Warga setempat lainnya, Usi Yos, mengaku hampir setiap hari menyaksikan oknum masyarakat melemparkan sampah ke lokasi tersebut. Meski kerap kali ditegur, imbauan warga tidak diindahkan dan para pelaku tetap mengulangi perbuatannya selang beberapa hari kemudian.
Aksi pembuangan sampah liar ini umumnya dilakukan pada jam-jam rawan, yakni antara tengah malam hingga menjelang subuh untuk menghindari pantauan warga. Semula, para oknum hanya menumpuk sampah di bagian atas jembatan. Namun, seiring bertambahnya volume, sebagian besar sampah akhirnya sengaja dilempar ke bagian bawah jembatan hingga menumpuk kian tinggi.
Melihat kondisi lingkungan yang makin memprihatinkan, warga mendesak Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk segera mengerahkan petugas kebersihan guna mengangkut seluruh sampah yang mengendap di bawah Jembatan Waitomu. Selain pengangkutan rutin, warga juga berharap adanya pengawasan dan penindakan tegas agar lokasi tersebut tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah liar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....