Penemuan Bayi Baru Lahir Hebohkan Warga Dusun Keramat, Desa Tulehu

  • 11 Jun 2026 12:35 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Warga Dusun Keramat, Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga sengaja ditinggalkan oleh orang tuanya pada Kamis (11/6/2026) dini hari.

Bayi yang diperkirakan baru saja dilahirkan itu ditemukan dalam kondisi masih bernyawa dengan tali pusar yang masih menempel di tubuhnya. Beruntung, bayi malang tersebut segera ditemukan warga dan mendapat pertolongan sehingga kini berada dalam perawatan tenaga medis di RSUD dr. Ishak Umarella Desa Tulehu

Kapolsek Salahutu, AKP Aris, menjelaskan penemuan bayi bermula ketika seorang warga, Putri Nursyabani Aulia (19), mendengar suara mencurigakan dari arah belakang rumahnya sekitar pukul 00.20 WIT.

Awalnya, Putri mengira ada orang yang hendak melakukan aksi pencurian karena mendengar percakapan antara seorang laki-laki dan perempuan di lokasi yang gelap.

"Saksi mendengar suara seorang perempuan dan laki-laki yang diduga orang tua bayi tersebut mengatakan, 'pelan-pelan, jangan sampai orang bangun'," ungkap AKP Aris.

Merasa curiga, Putri kemudian memberitahukan hal itu kepada orang tuanya. Mereka lalu keluar untuk memeriksa situasi di sekitar rumah. Namun saat melakukan pengecekan, perhatian mereka justru tertuju pada suara tangisan bayi yang berasal dari belakang rumah.

Ketika sumber suara ditemukan, warga terkejut melihat seorang bayi perempuan terbaring di atas tanah hanya beralaskan sebuah keset.

"Setelah diperiksa, ditemukan bayi perempuan yang masih hidup. Kondisinya masih sangat rentan karena tali pusarnya juga masih menempel," jelas Aris.

Mendapat laporan dari warga, anggota Polsek Salahutu segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi bayi tersebut ke RSUD dr. Ishak Umarella untuk mendapatkan penanganan medis.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi bayi relatif sehat meski diduga baru beberapa saat dilahirkan sebelum ditinggalkan.

"Bayi dalam kondisi sehat dan saat ini menjalani observasi serta perawatan medis selama dua hari di rumah sakit," katanya.

Kasus tersebut kini dalam penanganan kepolisian. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara aparat terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas orang tua bayi serta alasan di balik tindakan penelantaran tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan bayi yang baru lahir. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan maupun identitas orang tua bayi agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan.

Sementara itu, banyak warga setempat mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Mereka berharap pelaku segera ditemukan dan bayi yang berhasil diselamatkan itu dapat memperoleh perlindungan serta masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....